Beranda News Pilkada Serentak Kampanye di Sidodadi, Eva Dwiana Siap Jadi Orang Tua Asuh

Kampanye di Sidodadi, Eva Dwiana Siap Jadi Orang Tua Asuh

262
BERBAGI
Eva Dwiana dalam kampanye tatap muka di Jalan Tupai, Gang Salak, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung, Senin, 26 Oktober 2020.
Eva Dwiana dalam kampanye tatap muka di Jalan Tupai, Gang Salak, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung, Senin, 26 Oktober 2020.

TERASLAMPUNG.COM — Calon Walikota Bandarlampung Eva Dwiana menyatakan siap menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang ingin masuk pesantren dan sekolah-sekolah yang dikelola oleh yayasan nonmuslim jika ia terpilih menjadi Walikota Bandarlampung.

“Kalau di sekolah negeri sudah ada Bina Lingkungan (Biling). Jadi buat anak-anak kita yang ingin bersekolah di pesantren dan sekolah-sekolah yang dikelola oleh yayasan nonmuslim, Bunda (panggilan akrab Eva Dwiana) akan bantu dengan Bunda menjadi orang tua asuh,” kata Eva Dwiana dalam kampanye tatap muka di Jalan Tupai, Gang Salak, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung, Senin, 26 Oktober 2020.

Selain berkeinginan untuk menadi orang tua asuh, calon walikota nomer tiga Eva Dwiana yang berpasangan dengan Deddy Amarullah itu menjanjikan air bersih dari PDAM Way Rilau menjadi lebih lancar.

“Bunda kalau memimpin Kota Bandarlampung, untuk warga Kelurahan Sidodadi ini secepatnya akan mendapatkan air bersih dari PDAM Way Rilau,” katanya dan disambut tepuk tangan oleh peserta kampanye tatap muka yang berjumlah 50 orang itu.

Menurutnya, program air bersih lancar bagi masyarakat di Kelurahan Sidodadi itu tinggal melanjutkan program yang sudah dikerjakan Walikota Herman HN.

“Pak Walikota Bandarlampung bersama Direksi PDAM Way Rilau sudah membangun sumber air baru bekerjasama dengan swasta yaitu KPBU SPAM. Tugas Bunda tinggal melanjutkan agar program air bersih itu segera sampai ke rumah-rumah warga yang ada di Kelurahan Sidodadi ini,” isteri Walikota Bandarlampung Herman HN itu.

Harapan untuk segera mendapatkan air bersih dari PDAM Way Rilau dengan lancar itu diungkapkan oleh Busro (66) warga Sidodadi yang mengaku selama ini pelayanan PDAM Way Rilau harus ditingkatkan.

“Tempat kami ini mendapat air dari jam 06.00 – 08.00 dan hidupnya tiga hari sekali. Janji Bunda Eva Dwiana untuk memberikan masyarakat di kelurahan kami ini air bersih lancar harus kita dukung,” ujarnya.