Beranda News Pilkada Serentak Kampanye di Way Tataan, Ini Cara Eva Dwiana Tingkatkan Ekonomi Kelas Menengah

Kampanye di Way Tataan, Ini Cara Eva Dwiana Tingkatkan Ekonomi Kelas Menengah

478
BERBAGI
Eva Dwiana berkampanye doi Way Tataan, Kecamatan Telukbetung Timur, Jumat (2/10/2020).
Eva Dwiana berkampanye doi Way Tataan, Kecamatan Telukbetung Timur, Jumat (2/10/2020).

TERASLAMPUNG.COM — Calon Walikota Bandarlampung nomor urut 3, Eva Dwiana, menegaskan selain mengangkat derajat kesejahteraan kelas bawah ia juga menyatakan berkomitmen untuk meningkatkan perekonomian kelas menengah.

Menurut Eva, peningkatkan kesejahteraan kelas bawah dilakukan dengan aneka bantuan atau stimulus di bidang kesehatan dan pendidikan. Sedangkan untuk kelas menengah dalam bentuk bantuan permodalan bagi usaha kecil dan menengah (UMKM) dan kemudahan perizinan.

“Kalau saya dipercaya memimpin Kota Bandarlampung. saya dan Pak Deddy Amarullah akan meningkatkan semua program yang sudah sukses dijalankan Bapak Walikota Herman HN selama ini. Kalau kami mendapatkan amah memimpin Bandarlampung, ke depan Pemkot Bandarlampung akan meningkatan ekonomi kelas menengah termasuk di antaranya soal jaminan bantuan permodalan bagi usaha kecil, usaha rumah tangga, dan jaminan pemasaran baik lokal dan nasional,” kata calon perempuan yang akrab disapa Bunda Eva itu saat berkampanye di Way Tatan, Kecamatan Telukbetung Timur, Jumat (2/10/2020).

Selain itu, kata Eva, izin investasi juga akan dipermudah. Dengan begitu, investor tertarik untuk menanamkan modalnya di Bandarlampung.

“Selama ini perizinan memang dipermudah. Bahkan izin membut perusahaan di Gedung Satu Atap Pemkot Bandarlampung gratis. Ke depan akan ditingkatkan. Pelatihan calon tenaga kerja diperbanyak. Kalau investasi masuk ke Bandarlampung, maka hal itu akan menyerap tenaga kerja lokal. Pengangguran pun bisa dikurangi,” katanya.

Eva mengaku juga peduli dengan perkembangan peluang usaha melalui transaksi digital. Menurutnya, digitalisasi transaksi  merupakan sebuah kemestian yang susah dihindari.

“Digitalisasi pemasaran atau digitalisasi  transaksi adalah sebuah tantangan. Sebab itu, kali kami dipercaya memimpin Bandarlampung kami akan memfasilitasi peluang usaha digital (star up) baru berbasis rumah tangga,” katanya.

Loading...