Beranda Hukum Kapolda: Anggota JAD, Penyerang Mapolda Sumut Berafiliasi ke ISIS

Kapolda: Anggota JAD, Penyerang Mapolda Sumut Berafiliasi ke ISIS

205
BERBAGI
Ilustrasi penangkapan terduga teroris.

TERASLAMPUNG.COM — Kapolda Sumatera Utara Irjen Rycko Amelza Dahniel mengungkapkan, dua penyerang Markas Polda Sumatera Utara merupakan bagian dari Kelompok Jamaah Anshoru Daulah (JAD) berafiliasi dengan ISIS.  Menurut Kapolda,  hasil penyidikan sementara menunjukkan para pelaku menargetkan polisi jadi sasarannya.

“Mereka juga berniat merampas senjata api yang dimiliki petugas tersebut. Hasil penyelidikan Densus 88 ada jaringan di Jawa dan Sumatera. Jaringan JAD. Spesifik sasarannya anggota Polri dan merebut senjata,” ungkapp Kapolda Sumut Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel, Selasa (26/6/2017).

Kini Polda Sumut dibantu Densus 88 mengungkap jaringan pelaku dan melakukan penyidikan atas kasus teror terhadap institusi Polri ini.

“Tunggu pengembangan (dilakukan Polda Sumut dan Densus 88). (Kasis) ini masih dikembangkan. Ada pelaku lain, bisa saja. Mengenai struktur masih dikembangkan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dua orang menyerang pos penjagaan Mapolda Sumut, Minggu dini hari, 25 Juni 2017, sekitar pukul 03.00 WIB.

Mereka sempat berkelahi dengan dua personel yang berjaga. Seorang personel kepolisian Aiptu M Sigalinging tewas,diserang senjata tajam.

Salah satu pelaku, Ardial Ramadhan, merupakan warga Jalan Makmur, Medan ditembak mati, pelaku lainnya bernama Syawaludin Pakpahan ditembak pada bagian paha oleh petugas kepolisian yang saat itu sedang menjaga Mako Polda Sumut.

Loading...