Beranda Hukum Kriminal Kapolda Intruksikan Anak Buahnya Segera Ungkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga

Kapolda Intruksikan Anak Buahnya Segera Ungkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga

739
BERBAGI
Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko
Kapolda Lampung Brigjen Heru Winarko

Zaenal Asikin| Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Kapolda Lampung Brigjen Pol Heru Winarko beserta rombongan, didampingi Kapolres Tanggamus AKBP Adrie Effendi mengunjungi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Ispandi, korban yang ditemukan telah tewas bersama semua anggota keluarganya pada Selasa (8/7/2104) lalu di Pekon (Desa) Landbaw, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Brigjen Drs. Heru Winarko, S.H. didampingi pejabat teras Polda  dan Kapolres Tanggamus AKBP Adrie Effendi.

Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih mengatakan, kedatangan Kapolda merupakan wujud kepedulian terhadap kasus pembunuhan yang menggemparkan tersebut.

“Kapolda menginstruksikan agar jajaran kepolisian di Lampung secepatnya mengungkap kasus pembunuhan tersebut dan menangkap pelakunya. Sampai saat ini, baik Polda Lampung maupun Polres Tanggamus masih mendalami peristiwa pembunuhan tersebut,” kata Sulistyaningsih, Kamis (10/7).

Terkait beredarnya informasi bahwa pelaku pembunuhan keluarga Ispandi, Sulistyaningsih membantahnya. “Kabar itu hanya rumor. tidak bisa dipertanggung jawabkan,” ujarnya.

Sulis menjelaskan, kasus ini masih dalam tahap pengumpalan bahan keterangan (pulbaket) dan mendalami hasil dari olah TKP. Selain itu, Polda Lampung juga  menerjunkan K9, yakni tim satwa anjing pelacak untuk melakukan pelacakan, penyelidikan mengungkap pelaku dan pihaknya melakukan olah TKP dan mengumpulkan alat dan bahan bukti keterangan yang ada di TKP.

“Karena saksi-saksi saat kejadian tidak ada, sehingga dibutuhkan ketelitian yang mendalam, berdasarkan alat bukti, hal itu agar penyelidikannya segera membuahkan hasil,” kata dia.

Sulistyaningsih berharap masyarakat sekitar TKP atau siapa pun yang memiliki informasi terkait kasus pembunuhan satu keluarha itu agar tidak  sungkan atau takut untuk memberikan keterangan kepada petugas kepolisian.

“Karena sekecil apa pun keterangan dari masyarakat, akan sangat berguna bagi kami,” tandasnya.

Pada Selasa lalu (8/7) warga Dusun 3, Desa Landbaw, Kecamatan Gisting gempar karena satu keluarga jadi korban pembunuhan. Ispandi dan semua anggota keluarganya, yang tinggal di sebuah rumah baru tewas dibunuh. Selain Ispandi, istri, anak, dan pembantu Ispandi juga dibunuh pelaku yang hingga kini belum diketahui jejaknya.