Beranda Hukum Kriminal Kapolda Lampung Melayat di Rumah Keluarga Korban Begal di Natar

Kapolda Lampung Melayat di Rumah Keluarga Korban Begal di Natar

7479
BERBAGI
Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno saat bertakziah di rumah almarhum Bunga Fikalia (17) korban pembegalan,Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno saat kunjungi rumah korban pembegalan di Natar, Lampung Selatan, Selasa (4/4/2017).
Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno saat bertakziah di rumah almarhum Bunga Fikalia (17) korban pembegalan,Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno saat kunjungi rumah korban pembegalan di Natar, Lampung Selatan, Selasa (4/4/2017).

Zainal Asikin|Teraslampung.com

NATAR — Kapolda Lampung Irjen Pol Sudjarno bersama pejabat utama Polda Lampung melayat di rumah korban yang meninggal dibegal, Bunga Fikalia (17), di Dusun Sukarame, Natar, Lampung Selatan, Selasa (4/4/2017) sekitar pukul 10.00 WIB.

BACA: Diduga Jadi Korban Begal, Putri Penjual Kue Tewas Mengenaskan

Dalam kunjungannya, Irjen Pol Sudjarno mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga korban. Mantan Waka Polda Metro Jaya ini sempat berbincang dengan Parijah, ibu korban dan para kerabat korban.

“Saya atas nama Polda Lampung dan jajaran, turut belasungkawa,”ucapnya sembari memberikan santunan kepada ibu korban, Selasa (4/4/2017).

Jenderal bintang dua ini berjanji akan mengusut dan mengungkap kasus tersebut, yang telah menawaskan Bunga.

Pantauan teraslampung.com, tampak terlihat ibu korban, Parijah duduk terdiam di hadapan jenazah putri sulungnya, karena merasa terpukul dan kesedihan mendalam karena harus kehilangan Bunga yang tewas tidak wajar akibat korban pembegalan.

Di rumah duka, tampak terlihat ratusan pelayat mendatangi rumah korban, rencananya jasad korban akan disemayamkan hari ini sembari menunggu kedatangan ayah korban yang berada di Jawa.

Diberitakan sebelumnya, Bunga Fikalia (17) warga Dusun Sukarame, Natar, Lampung Selatan, ditemukan tewas bersimbah darah hingga usus terburai di Dusun Karang Indah, Desa Karang Nayar, Jati Agung, Lampung Selatan, Senin (3/4/2017) malam sekitar pukul 17.30 WIB.

Di tubuh korban ditemukan beberapa luka bacokan senjata tajam, korban tewas akibat dari komplotan pelaku begal. Karena sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban, sampai saat ini belum ditemukan.

Jasad korban pertamakali ditemukan oleh petugas kepolisian setempat, yang saat itu sedang melintas di jalan tersebut. Selanjutnya, jasad korban dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Bandarlampung.