Kapolda Lampung: Situasi Keamanan Ibadah Natal Kondusif

  • Bagikan
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno memberikan keterangan tentang situasi keaamanan pada perayaan Natal 2016 di Lampung.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kapolda Lampung, Irjen Pol Sudjarno mengatakan situasi keamanan perayaan Natal di Lampung yang mulai dilaksanakan pada Sabtu malam hingga Minggu (25/12/2016) berlangsung kondusif. Umat Kristiani di Lampung bisa mengikuti ibadah misa dan merayakan Natal dengan lancarr, tertib dan aman.

Sudjarno mengaku sampai saat ini pihaknya tidak mendapatkan laporan hal-hal lain dari beberapa Polres di Lampung.

“Kami bersama unsur TNI, Kanwil Departemen Agama dan instansi terkait lainnya memastikan, sejak dilakukan gelar Operasi Lilin hingga kegiatan ibadah umat kristiani malam ini, aman dan kondusif,” kata Sudjarno, Minggu (25/12/2016).

Pada Sabtu malam (24/12/2016) Kapolda dan  meninjau pengamanan Misa Natal di Gereja Katedral Kristus Raja bersama Gubernur Lampung, Walikota Bandarlampung, Danrem 043 Gatam, Danbrigif 3 Marinir, Kapolresta Bandarlampung.

Menurut Sudjarno,  semua Kapolres di Lampung sudah melaporkan, bahkan mereka langsung menyentuh semua ke setiap gereja-gereja yang ada di wilayahnya.

‘”Sejak Sabtu siang  sudah dilakukan pengecekan secara random di beberapa gereja dan memastikan kesiapan pengamanan yang dilakukan Polri-TNI dan dibantu dari Pemerintah daerah dan Ormas Banser GP Ansor,” katanya.

Jenderal bintang dua ini mengingatkan seluruh jajaran dan pihak-pihak terkait lainnya yang bertugas melakukan pengaman perayaan Natal dan Tahun Baru. Meski terbilang kondusif, situasi sekarang ini jangan menganggap permasalahan kecil dan masalahnya diremehkan. Selain itu juga. tidak boleh adanya restimed.

“Jadi tidak boleh anggap situasi kecil. Harus selalu ada kehatia-hatian dan ketelitian yang tinggi, sehingga sekecil apapun permasalahannya, bisa terdeteksi dan eliminer sejak dini itulah harapan kami,” ujarnya.

Kapolda mengataman, seluruh umat Kristiani yang melaksanakan kegiatan ibadah Natal di beberapa gereja di Lampung tidak hanya dijaga oleh petugas dari Polri-TNI dan isntansi terkait lainnya. Melainkan ikut dijaga, dari beberapa ormas seperti dari Barisan Serbaguna (Banser) GP Ansor, Mitra Kodim, Mitra Kamtibmas, RAPI dan Ormas lainnya.

“Hal ini menunjukkan masyarakat di Lampung guyub rukun, saling menghormati kerukunan antarumat beragama. Melihat ini, saya pribadi bersama Forkopimda Lampung sangat bangga tetap terus menjaga kebhinikaan,”jelasnya.

Dikatakannya, kekuatan yang menjadi unsur dominan dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru, tidaklain adalah berkat seluruh lapisan masyarakat. Pihaknya hanyalah sebagai leading sektor, bagaimana cara menggerakkan dan memetakannya saja.

  • Bagikan