Kapolda Lampung Ultimatum Polres Lamsel Tangkap Begal Hidup atau Mati

  • Bagikan
Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno
Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno

Zainal Asikin I Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN–Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno memerintahkan Polres Lampung Selatan (Lamsel) dan jajarannya (Polsek) untuk segera memburu para begal bersenjata api yang sudah meresahkan masyarakat Kecamatan Candipuro, Lampung Selatan, dalam keadaan hidup atau mati.

“Saya perintahkan kepada Polres Lampung Selatan dan jajaran, tangkap para begal yang sudah meresahkan masyarakat, hidup atau mati,” kata Kapolda Lampung saat melakukan pertemuan bersama Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto, Kapolres Lampung Selatan, Camat Candipuro dan seluruh Kepala desa (Kades) se-Kecamatan Candipuro pasca kejadian pembakaran Mapolsek Candipuro, Rabu (19/5/2021).

Irjen Pol Hendro Sugiatno mengatakan, pihaknya meminta kepada jajarannya agar segera menyikapi dan bertindak cepat dalam melaksanakan tugas untuk melindungi masyarakat dari ancaman para pelaku begal di wilayah hukum Polres Lampung Selatan.

“Sebagai pimpinan (Kapolda), saya bertanggung jawab dunia maupun akherat nanti. Jadi saya tegaskan, tangkap para pelaku begal atau kejahatan lainnya yang sudah meresahkan masyarakat. Jika perlu, dilakukan tindakan tegas para pelaku begal tersebut,”tegasnya.

Dalam arahannya, Irjen Pol Hendro Sugiatno selain memberikan ultimatum untuk menangkap para pelaku begal bersenpi yang kerap beraksi di Kecamatan Candipuro. Ia juga memerintahkan Polres Lampung Selatan dan Jajarannya segera menangkap dalang dan provokator pembakar Mapolsek Candipuro.

BACA JUGA:   Dua Tersangka Curanmor Asal Lampung Timur Tewas Ditembak Polisi

Kapolda memberikan waktu satu bulan kepada Polres Lampung Selatan dan Jajarannya untuk menuntaskan dua perkara tersebut.

“Yang jelas, pelaku begal akan kita tindak tegas karena sudah sangat meresahkan masyarakat. Untuk pelaku pembakar Mapolsek Candipuro, akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,”bebernya.

Terkait perkara pengrusakan dan pembakaran Mapolsek ini, kata Irjen Pol Hendro Sugiatno, akan terus didalami mengenai modus yang dilakukan pelaku hingga melakukan aksi anarkis pengrusakan dan pembakaran tersebut.

Jenderal bintang dua ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban diwilayahnya masing-masing.

Jika ada anggotanya yang melakukan hal tidak baik dalam menjalankan tugasnya, ia meminta kepada masyarakat untuk segera melaporkannya.

“Kalau kinerja anggota saya tidak baik segera laporkan, dan nanti akan kita berikan peringatan agar kinerjanya maksimal,”jelasnya.

Mengenai perbaikan Mapolsek, lanjut Kapolda Lampung, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto untuk segera memperbaikinya. Hal ini dilakukan agar pelayanan di Mapolsek Candipuro bisa berjalan normal seperti biasa.

“Untuk pelayanan masih tetap jalan, kalau untuk fasilitas saya sudah koordinasi dengan Pak Bupati tadi,”tandasnya.

Sementara Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto mengatakan, pihaknya berjanji akan segera memperbaiki Mapolsek Candipuro yang mengalami kerusakan tersebut.

BACA JUGA:   Sarang Judi di Kota Karang Digerebek Polisi

“Secepatnya akan kita anggarkan dan diperbaiki kantor Mapolsek Candipuro ini agar pelayanan kepada masyarakat segera maksimal,”pungkasnya.

Pembakar Mapolsek Candipuro Bisa Saja Pelaku Tindak Pidana

Kapolda Lampung, Irjen Pol Hendro Sugiatno mengatakan, pasca pembakaran Mapolsek Candipuro, petugas telah mengamankan delapan orang pelaku. Saat ini petugas masih menyelidiki ada kemungkinan pelaku lain dalam aksi pembakaran Mapolsek tersebut.

“Sementara ini Ada delapan orang yang diamankan, pastinya para pelaku ini diamankan karena terlibat dalam aksi perusakan fasilisitas negara,”ujarnya, Rabu (19/5/2021).

Namun dirinya belum mengetahui penyebab para pelaku tersebut membakar Mapolsek Candipuro. Ia pun meminta kepada jajaran Polres untuk mengungkap apa yang menyebabkan para pelaku ini membakar fasilitas negara.

“Ya kalau masalahnya daerah ini rawan, itu tidak hanya tugas kepolisian sama tapi juga tugas seluruh masyarakat. Makanya akan kita cari tahu latar belakang penyebabnya apa me ngapa merely berbuat. Ini akan kita cari tahu akar masalahnya,”ungkapnya.

Menurutnya, bisa saja ada kemungkinan pelaku yang membakar Mapolsek Candipuro ini, merupakan pelaku dari tindak pidana tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan, pelaku perusakan Mapolsek Candipuro ini memang benar pelaku kejahatan dari aksi begal tersebut, “jelasnya.

  • Bagikan