Beranda Hukum Narkoba Kapolda Musnahkan 58 Kg Ganja dan Sabu 17,6 Kg Senilai Rp 20...

Kapolda Musnahkan 58 Kg Ganja dan Sabu 17,6 Kg Senilai Rp 20 Miliar

210
BERBAGI
Pemusnahan barang bukti narkoba senilai Rp20 miliar di Pos Terpadu Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat 11 Mei 2018.
Pemusnahan barang bukti narkoba senilai Rp20 miliar di Pos Terpadu Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat 11 Mei 2018.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

LAMPUNG SELATAN — Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana memusnahkan barang bukti sabu-sabu seberat 17,6 kilogram dan ganja seberat 58 kilogram hasil sitaan Satuan Reserse narkoba Polres Lampung Selatan di lokasi peresmian Pos Terpadu Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat 11 Mei 2018.

Pemusnahan puluhan kilogram sabu-sabu dan ganja senilai Rp20 miliar itu dilakukan dengan cara dimasukkan ke dalam drum lalu dibakar.

“Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja ini dilakukan, sebagai bentuk komitmen Polda Lampung dalam memberantas musuh bangsa. Karena sudah merusak generasi muda penerus bangsa,”kata Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana di Pos Terpadu Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Jumat 11 Mei 2018.

Dikatakannya, narkoba yang dimusnahkan adalah jenis sabu-sabu seberat 17,6 kilogram dan ganja seberat 58 kilogram.

“Barang haram yang dimusnahkan ini, ditaksir senilai Rp 20 miliar lebih,”ungkapnya.

Sementara Kapolres Lampung Selatan, AKBP M. Syarhan mengatakan, barang bukti narkotika jenis sabu-sabu dan ganja yang dimusnahkan ini, merupakan hasil tangkapan yang dilakukan sejak bulan Januari hingga April 2018.

Menurutnya, pengiriman penyelundupan paket narkoba melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Bakauheni semakin rapi dan terus mengalami perubahan. Pada Senin 7 Mei 2018 lalu, berhasil digagalkan pengiriman 50 kilogram paket ganja yang dimasukkan ke dalam sebuah Jeriken. lalu ganja itu, dikemas lagi dalam kotak dan dikirimkannya melalui jasa paket pengiriman.

“Modus penyelundupan paket narkoba ini, selalu berubah-ubah. Salah satu modus pengiriman baru yang diungkap belum lama ini, paket ganja yang akan diselundupkan dimasukkan ke dalam sebuah jeriken,”terangnya.

Selain meresmikan Pos Terpadu pemeriksaan narkoba di pintu masuk Seaport Interdiction (SI), Irjen Pol suntana juga menyerahkan bantuan dua unit sepeda motor untuk operasional petugas di Pos Terpadu tersebut. Selain kekuatan personel yang disiapkan di Pos Terpadu tersebut, ada enam anjing pelacak serta dipasang kamera CCTV disetiap sudut Pos di pintu masuk Pelabuhan bakauheni.

Disisi lain, Bupati Lampung selatan Zainudin Hasan mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi langkah kepolisian Polda Lampung dan Jajarannya dalam memberantas peredaran narkoba serta barang ilegal lainnya dari wilayah Sumatera menuju ke Pulau Jawa.

“Kami sangat mendukung sepenuhnya setiap upaya yang dilakukan kepolisian maupun TNI dalam memberantas peredaran narkoba di Provinsi lampung dan khususnya Lampung selatan. Begitu juga upaya kepolisian dalam melayani dan mengayomi masyarakat,”ujarnya.

Sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa, kata adik kandung Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan tersebut, bahwa Pelabuhan Bakauheni yang jadi satu-satunya jalur penyeberangan terdekat menuju Jakarta, sering dimanfaatkan oleh para sindikat jaringan pengedar narkoba untuk mengirimkan paket barang haram tersebut.

‘Setidaknya sudah tiga kali ini, dilakukan pemsunahan barang bukti narkoba di Lampung Selatan ini,”ungkapnya.

Dikatakannya, dalam mendukung kinerja kepolisian Polres Lampung Selatan, Pemkab Lampung Selatan telah membantu pembangunan Polsek yang ada di Kecamatan Way Sulan, lalu Pos Polisi didepan Masjid Agung Kalianda dan memberikan mobil operasional pelayanan SKCK keliling.

“Kalau sepeda motor untuk operasional di Pos Terpadu Seaport Interdiction kurang, tinggal bilang saja dan saya sudah berjanji akan membantu secara optimal kinerja kepolisian dalam melayani dan mengayomi masyarakat,”terangnya.

Selain Kapolda Lapung, pemusnahan barang bukti narkoba hasil sitaan tersebut dilakukan bersama Bupati Lampung Selatan, Zainudin Hasan; Kapolres Lampung Selatan, AKBP M. Syarhan; Danlanal Lampung, Kolonel Laut Kelik Haryadi serta para pejabat utama Polda Lampung lainnya.