Beranda Hukum Kriminal Kapolres Klaim Sudah Tahu Identitas Komplotan Perampok di Lampung Utara

Kapolres Klaim Sudah Tahu Identitas Komplotan Perampok di Lampung Utara

929
BERBAGI
Kapolres AKBP Esmed Eryadi bersama Sekkab Lampung Utara, Samsir menempelkan stiker angkutan lebaran sebagai tanda angkutan ‎tersebut layak beroperasi

Feaby|Teraslampung.com

KOTABUMI — Kapolres Lampung Utara mengklaim telah mengetahui identitas komplotan perampok yang kerap menyatroni kediaman – kediaman warga akhir – akhir ini. Para pelaku perampokan itu terkenal lihai dan memiliki mobilitas tinggi.

“Hasil penyelidikan, sudah ada sejumlah nama pelaku perampokan yang kami identifikasi,” ‎terang Kapolres AKBP Esmed Eryadi usai rapat bersama di Kantor Pemkab, Selasa (13/6/2017).

Komplotan perampok yang selama ini meneror dan membuat warga was – was itu masih berasal dari Lampung Utara. Namun, para pelaku ‎terkenal lihai karena pola dan mobilitas mereka di lapangan membuktikan hal itu. Ia juga mengakui bahwa gangguan keamanan jelang hari raya lebaran cukup meningkat akhir – akhir ini.

“Untuk itu, kami akan berkoordinasi dengan pihak Kodim 0412 dan Pemkab selain memperketat pengamanan sebagai langkah antisipasi,” katanya.

‎Di lain sisi, Sekretaris Kabupaten, Samsir menuturkan, Pemkab Lampung Utara akan berupaya semaksimal mungkin membantu pihak kepolisian agar gangguan keamanan jelang lebaran dan seterusnya dapat diminimalisir. Sebab, menurutnya, meningkatnya gangguan keamanan ini menjadi perhatian serius bagi Bupati Agung Ilmu Mangkunegara. Di mata Bupati, kenyamanan dan keamanan warga tetap menjadi prioritas utama.

“Sebagai langkah antisipasi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik telah membuatkan jadwal sistem pengamanan keliling dua kali dalam satu minggu. Siskamling ini akan melibatkan anggota Polri, TNI, dan bahkan kepala instansi,” paparnya.

Selama satu bulan belakangan ini, setidaknya delapan kali peristiwa perampokan ‎terjadi di Lampung Utara. Kejadian terbaru menimpa Nanang (58) orang tua dari anggota DPRD Lampung Utara, Edy Andrianto (58) di Desa Penagan Ratu Kecamatan Abung Timur, Minggu (11/6/2017) sekitar pukul 02.00 WIB. Dari kediaman Nanang, para pelaku membawa kabur uang senilai Rp60 juta.

Loading...