Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kapolres Lampura Tegaskan Kabar Penculikan Hanya Hoaks

Kapolres Lampura Tegaskan Kabar Penculikan Hanya Hoaks

156
BERBAGI
Ilustrasi hoax atau hoaks. shutterstock.com

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Polres Lampung Utara menegaskan bahwa kabar tentang maraknya penculikan anak di wilayahnya hanyalah kabar hoaks alias kabar bohong‎.

Diketahui sejak beberapa hari terakhir, warga Lampung Utara dihantui isu penculikan anak. Bahkan, ramai dikabarkan penculikan anak ini bertujuan untuk menjual organ tubuh anak – anak yang diculik tesebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan tentang penculikan anak di sini. Dan semoga itu tidak pernah terjadi,” tegas ‎Kapolres Lampung Utara, AKBP Budiman Sulaksono kepada wartawan, Rabu (31/10/2018).

Lantaran belum pernah menerima laporan ihwal penculikan anak, ia meminta warga untuk tetap tenang dan tidak mudah termakan isu yang tidak jelas asal muasalnya itu.

“Kalau memang ada aktivitas penculikan sudah pasti akan kami sampaikan kepada publik tanpa ada yang ditutup – tutupi,” terangnya.

‎Pihaknya telah menginstrusikan kepada seluruh Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan menyebarkan selebaran untuk menjelaskan seputar kabar hoaks ini kepada masyarakat. Tujuannya supaya keresahan warga imbas dari kabar hoaks ini dapat terhapus.

“Sekali lagi, jangan mudah percaya dengan kabar – kabar yang tidak jelas sumbernya karena hanya akan menimbulkan kepanikan semata,” pintanya.

Meski hanya sebatas kabar hoaks, namun menurutnya, bukan berarti masyarakat dapat lengah dalam mengawasi anak – anak mereka. ‎Dengan demikian, potensi terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan dapat diminimalisir sedini mungkin.

“Selain itu, kami juga meminta warga untuk tidak main hakim sendiri bilamana mendapat kabar ada seseorang yang dicurigai sebagai penculik anak,” imbau dia.

Di sisi lain, Sri Wahyuni, warga Kotabumi mengaku lega jika memang kabar tentang maraknya penculikan anak itu tidak benar adanya. Sebab, belakangan ini, mereka diresahkan dengan beredarnya video dan gambar – gambar ditangkapnya pelaku penculikan anak di jejaring sosial.

“Syukurlah kalau memang itu hanya kabar hoaks. Kami jadi tidak was – was lagi seperti sebelumnya,” katanya.

Loading...