Beranda Hukum Kriminal Kapolresta Bandarlampung akan Tindak Tegas Pembegal Mahasiswi UIN Raden Intan

Kapolresta Bandarlampung akan Tindak Tegas Pembegal Mahasiswi UIN Raden Intan

186
BERBAGI
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono
Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Pembegalan yang dialami Sari Asmara, mahasiswi  Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung saat melintas di jalur dua Jalan Endro Suratmin, Sukarame Selasa malam 17 April 2018 lalu sekitar pukul 19.20 WIB membuat Kapolresta  Bandarlampung  Kombes Pol Murbani Budi Pitono geram.

Budi Pitono menegaskan dirinya akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku yang sudah meresahkan masyarakat. Hal itu dilakukan, untuk melindungi dan memberikan rasa aman terhadap masyarakat.

“Untuk para pelaku kejahatan jalanan seperti curas, curat dan curanmor, saya sudah perintahkan ke seluruh anggota baik yang di jajaran untuk menindak tegas para pelaku. Apalagi pelaku ini, beraksi mengancam korban pakai sajam ataupun senpi,”ungkapnya kepada teraslampung.com saat ditemui di Mapolresta Bandarlampung, Rabu 18 april 2018.

Mantan Kapolres Magelang ini juga menghimbau, seluruh mahasiswi ataupun mahasiswa saat bepergian mengendarai sepeda motor, agar menghindari jalan yang kondisinya sepi atau minim lampu penerangan demi menjaga keselamatan dan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Jadi gunakan jalur yang aman dan ramai pengendara lain yang melintas, kalau terjadi kejahatan segera laporkan ke petugas terdekat supaya cepat ditindaklanjuti,”ujarnya.

Dikatakannya, untuk menjaga situasi aman dan kondusif di wilayah Kota bandarlampung, pihaknya akan terus melakukan pengamanan dengan menggelar patroli hunting Reskrim di jalur-jalur titik rawan kriminalitas jalanan.

Diketahui, seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Sari Asmara (19), warga Negeri Katon, Pesawaran harus merelakan sepeda motor Honda Beat Pop warna merah putih BE 8892 BY miliknya kepada para pelaku begal yang menghadangnya menggunakan senjata tajam jenis golok.

Kejadian pembegalan tersebut, saat korban Sari berboncengan bersama temannya melintas di jalur dua Jalan Endro Suratmin, Sukarame Selasa malam 17 April 2018 lalu sekitar pukul 19.20 WIB. Pada saat itu, Sari tidak menyadari bahwa dirinya tengah dibuntuti oleh mepat pelaku begal tersebut.