Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Kapolri Apresiasi Polresta dan Pemkot Bandarlampung Luncurkan Aplikasi SPIS

Kapolri Apresiasi Polresta dan Pemkot Bandarlampung Luncurkan Aplikasi SPIS

275
BERBAGI
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian saat di Mapolresta Bandarlampung usai meresmikan program SPIS

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengapresiasi Polresta Bandarlampung dan Pemerintah Kota Bandarlampung yang telah meluncurkan program SPIS (Service and Protect Integration System) yang merupakan sebuah pelayanan masyarakat berbasis teknologi IT.

“Dengan diresmikannya program SPIS ini, Polresta Bandarlampung dapat meningkatan pelayanan publik Polri terhadap masyarakat di Kota Bandarlampung,”ujarnya saat melakukan kunjungan kerjanya ke Mapolresta Bandarlampung, Jumat (7/4/2017).

Menurut Kapolri, program pelayanan terhadap masyarakat berbasis teknologi IT tersebut merupakan permintaan langsung dari Presiden Joko Widodo agar di setiap instansi-instansi pemerintah dapat memperbaiki pelayanan publik agar negara hadir dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Saya merasa bersyukur dan sangat mengapresiasi, Forkopimda Kota Badarlampung sudah melaksanakan program pelayanan berbasis teknologi,”ungkap mantan Kapolda Metro Jaya tersebut.

Kapolri berharap dengan adanya program SPIS ini masyarakat dapat dengan mudah dan cepat melaporkan setiap adanya kejadian. Sehingga angota yang menerima pesan melalui melalui SPIS tersebut, dapat langsung menindaklanjutinya.

Selanjutnya dengan adanya Program SPIS ini, Polresta bersama Pemerintah kota (Pemkot) Bandarlampung tinggal mensosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat, agar dapat mengunduh aplikasi SPIS tersebut melalui ponsel pintarnya.

“Masyrakat yang butuh bantuan dan pengamanan polisi, atau adanya kejadian segera laporkan. Selain itu juga, petugas juga harus segera tanggap tidak boleh mengabaikan setiap menerima adanya laporan dari masyarakat,”tegasnya.

Jenderak Polisi Tito Karnavian mengutarakan, seiring dengan perkembangan dan kecanggihan teknologi, diharapkan program SPIS ini kedepannya bisa menjadi police back bone. Karena program tersebut, bisa menjadikan aparat kepolisian bertindak cepat mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

“Kemajuan teknologi saat ini, harus dapat dimanfaat secara baik oleh masyarakat. Hanya dengan menekan tombol panik di Program SPIS ini, dalam waktu 10 menit polisi akan datang dan sudah berada di lokasi kejadian,”jelasnya.

Menurutnya, bahwa kata Walkota Bandarlampung, Herman HN tadi menyebutkan, hanya dalam waktu lima menit saja petugas sudah berada dilokasi kejadian dan ini malah lebih bagus lagi.

Program SPIS ini, sabung Kapolri, nantinya bisa menjadi sebuah tombol panic button. Seperti halnya yang ada di Kota Malang, tombol panic button tersebut sudah cukup lumayan berhasil dengan dibantunya tombol tersebut.

“Adanya program tersebut, banyak kasus seperti curat, curas, curanmor dan kejahatan jalananan lainnya terungkap,”paparnya.

Kapolri juga menyarankan, Polresta Bandarlampung tidak hanya program SPIS saja. Kedepannya, agar segera menerapkan Digital Scurity atau alat pengintai kamera CCTV dan harus segera diadakan. Hal tersebut, agar dapat menghindari pelaku kejahatan.

“Harus diadakan itu kamera CCTV, bila perlu Kapolresta Bandarlampung minta langsung untuk difasilitasi kepada pemerintah daerah setempat,”pungkasnya.

Loading...