Kapolsek Sungkai Selatan Akui Adanya Laporan Kasus Intimidasi oleh Anggota Dewan Lampura

Bagikan/Suka/Tweet:

‎Feaby/Teraslampung.com

Jumari menunjukkan surat laporan ke kepolisian terkait kasus pengancaman terhadap dirinya, Rabu (17/11). 

Kotabumi–Pihak Kepolisian Sektor Sungkai Utara, Lampung Utara membenarkan telah menerima laporan dugaan pengancaam atau penganiayaan yang dilaporkan oleh Jumari, warga Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang.

“Benar ada laporan dari warga bahwa saudara Haspawi yang merupakan anggota DPRD Lampung Utara mendatangi saudara Jumari, Rabu sekitar pukul 01:30 WIB. (Pelaku) datang dan langsung mencekik dan menganiaya saudara Jumari,” kata Kapolsek Sungkai Selatan, Kompol. Jhon Effendi kepada wartawan, Rabu (17/11).

Kendati demikian, ia belum dapat memastikan apakah dugaan penganiayaan ini ada keterkaitannya dengan Pemilihan Kepala Desa di Desa tersebut. Menurutnya, kasus ini masih dalam penyerlidikan dan akan ditindaklanjuti jika terbukti benar.

“Apabila terbukti maka akan kita tindak lanjuti,” tegasnya.

Sebelumnya, oknum DPRD Lampung Utara yang bernama Haspawi Sabirin dan seorang rekannya, Taruna di Desa Sukadana Ilir, Kecamatan Bunga Mayang, Rabu (18/11) sekitar pukul 01:30 WIB. Korban dugaan pengancaman ini ialah Jumari bin Yahri (32). Kuat dugaan, intimidasi ini terkait dengan pencalonan anaknya Haspawi yang akan bertarung dalam Pilkades di Desa Sukadana Ilir.

Lantaran merasa trauma dan keselamatan dirinya beserta keluarganya terancam, korban akhirnya melaporkan tindakan pengancaman ini kepada Polsek Sungkai Selatan dengan nomor :LP/166/XI/2015/Polda Lampung/Res Lamut Sek Kai Sel pada hari ini juga.