Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Karena Tersinggung, Kediaman Sahudi Dirusak Sekelompok Massa

Karena Tersinggung, Kediaman Sahudi Dirusak Sekelompok Massa

260
BERBAGI
Kediamana Sahudi dijaga aparat keamanan.

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Sekelompok massa tidak dikenal merusak kediaman Sahudi, di Desa Gunung Labuhan Pasar, Sungkai Selatan, Lampung Utara, Kamis (6/7/2017) sekitar pukul 07.00 WIB. Kuat dugaan, aksi penyerangan ini dilatarbelakangi ‎ketersinggungan kelompok massa yang diduga berasal dari Desa Banjar Ketapang terhadap keluarga Sahudi.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, pemicu aksi ini dikarenakan kumpulan massa yang diduga berasal dari Desa Banjar Ketapang merasa tersinggung dengan perlakuan keluarga Sahudi yang mengambil kembali kerabat mereka, yakni Indah Sofia Trijayanti dari kediaman Nasrul Hidayat, calon suami Indah, Kamis (6/7/2017) sekitar pukul 06.00 WIB. Padahal, antara Nasrul dan Indah telah sepakat untuk menikah dengan cara larian yang memang ada di dalam adat suku Lampung.

Kapolres AKBP, Esmed Eryadi membenarkan adanya aksi penyerangan terhadap kediaman Sahudi yang berada di Desa Labuhan Ratu Pasar. Untuk mengantisipasi hal – hal yang tak diinginkan, pihaknya terus melakukan pengamanan di kedua desa tersebut.

“Sebagai upaya mencegah agar tidak terjadi aksi balasan atau susulan, kami terus melakukan pengamanan,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Labuhan Ratu Pasar‎,

Herman mengatakan tak begitu mengetahui kronologi pengrusakan yang menimpa kediaman Sahudi dan Sopiah. Informasi adanya aksi perusakan ini didapat dari Sekretaris Desanya yang tempat tinggalnya berada tepat di depan kediaman Sahudi atau Sopiah.‎

Kendati demikian, Herman mengaku mendapat informasi bahwa Indah memang telah diambil kembali oleh keluarga Indah pada pagi ini.‎ Pihaknya bersama aparatur kecamatan dan aparat penegak hukum terus melakukan upaya konkret agar aksi ini tak meluas. Ia juga mengimbau warga agar tidak mudah terpancing isu – isu provokatif yang hanya akan membuat suasana menjadi tidak kondusif.

‎”Semoga, warga tidak terpengaruh dengan bisikan lainnya,” ‎harap dia.

Di lain sisi, sumber ‎terpercaya Teraslampung.com mengatakan bahwa jauh sebelum persoalan ini menghangat, persoalan ini sejatinya sempat dimediasi oleh pihak Polres Lampung Utara di Mapolres, sekitar tanggal 29 Juni lalu.

Hadir dalam pertemuan itu, yakni Kepala Desa Labuhan Ratu Pasar, Kepala Desa Banjar Ketapang, Camat Sungkai Selatan, dan Kasat Intel Polres serta perwakilan kedua keluarga besar berikut Sofia dan Nasrul.

Dalam pertemuan itu, ‎Sofia sempat ditanya apakah keinginan menikahnya dengan Nasrul itu didasari oleh keterpaksaan atau memang karena keinginannya. Di hadapan semua yang hadir, Sofia menyebutkan bahwa keinginannya untuk menikah dengan Nasrul memang keinginan dirinya.

 

Loading...