Beranda Hukum Kriminal Karyawan Bank Mandiri Dirampok di Kebun Tangkil di Rajabasa

Karyawan Bank Mandiri Dirampok di Kebun Tangkil di Rajabasa

715
BERBAGI
Ilustrasi

 

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Salah seorang karyawan Bank Mandiri bernama Topik Hidayat (27) warga Jalan Kapten Abdul Haq, Rajabasa, Bandarlampung menjadi korban perampokan di Kebun Tangkil di Jalan Perwira, Rajabasa, pada Minggu (5/6/2016) pagi. Akibat perampokan tersebut, Taupik mengalami delapan tusukan.

Para perampok melukai Topik dengan delapan tusukukan. Antara lain  lima tusukan di bagian wajah, dua tusukan di perut dan satu tusukan di leher. Selain melukai Topik, para pelaku perampokan menggasak satu unit sepeda motor Yama Vega ZR. Namun, tidak ada saksi mata yang melihat kejadian perampokan tersebut.

Andi, rekan kerja Topik, mengatakan  perampokan yang dialami Topik baru diketahui dengan keluarganya saat Topik sudah
berada di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin.

Menurutnya, Topik sempat menceritakan kejadian perampokan tersebut kepada dirinya. Awalnya Topik berolahraga di Universitas Lampung (Unila). Saat dalam perjalanan pulang,  di tengah perjalanan Topik menghentikan sepeda motornya di pinggir Jalan Perwira, Rajabasa karena ingin buang air kecil.

“Topik masuk ke kebun tangkil untuk buang air kecil. Di tempat itulah tiba-tiba perampok datang dan langsung menusuk Topik dari belakang,”kata Andi di RSUAM, Minggu (5/6/2016) sore.

Meski sudah terkena tusukan oleh pelaku, kata Andi, Topik sempat melakukan perlawanan. Para pelaku menusuk-nusuk Topik kembali, hingga akhirnya Topik mengalami delapan luka tusukan di tubuhnya.

“Delapan luka tusukan itu diantaranya, lima tusukan di bagian wajah, dua tusukan di perut dan satu tusukan di leher,”ujarnya.

Melihat Topik ambruk dan bersimbah darah, para pelaku kabur melarikan diri dengan membawa sepeda motor Yamaha Vega ZR milik Topik. Sementara untuk dompet dan handphone Topik, tidak ikut diambil para pelaku perampokan.

“Meski sudah terkena delapan luka tusukan di wajah dan perutnya, Topik masih bisa berdiri dan berjalan untuk mencari pertolongan,”ucapnya.

Tak lama Topik berjalan, ada salah seorang tukang ojek
yang melintas di Jalan Perwira, Rajabasa melihat Topik. Saat itu juga, tukang ojek langsung membawa Topik ke Rumah Sakit Bintang Amin untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Karena luka tusukan Topik cukup parah, pihak Rumah Sakit Bintang Amin merujuk Topik ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM),”ungkapnya.

Pantauan teraslampung.com, saat ini Topik yang menjadi korban
perampokan dan penusukan, masih menjalani perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM). Tampak terlihat  beberapa kerabat dan rekan kerja tengah menjemput Topik di RSUAM.

Loading...