Beranda Hukum Korupsi Kasasi Kasus ABPD Lampung Timur: MA Tambah Hukuman Alay Jadi 18 Tahun...

Kasasi Kasus ABPD Lampung Timur: MA Tambah Hukuman Alay Jadi 18 Tahun Penjara

1175
BERBAGI
Sugiarto Wiharjo alias Alay: Mantan bos Bank Tripanca ini dua kali kabur. Modusnya hampir mirip dengan modus kaburnya mantan Bupati Lamupung Timur, yakni memanfaatkan kelengahan petugas Kejaksaan. 

Zainal Asikin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG – Mahkamah Agung (MA) menjatuhkan vonis hukuman 18 tahun penjara terhadap Bos Tripanca Group, Sugiarto Wiharjo alias Alay,  terkait kasus korupsi APBD Lampung Timur (Lamtim) senilai Rp108 miliar.

Sebelumnya, Alay telah dijatuhi hukuman lima tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang. Alay lalu mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Lampung. Pengadilan Tinggi Lampung  menguatkan putusan PN, sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan Kasasi Ke Mahkamah Agung (MA).

Panitera Muda Tipikor Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Renilda Bidari, mengaku pihaknya telah menerima surat pemberitahuan salinan putusan kasasi terhadap terdakwa Sugiarto Wiharjo alias Alay. Menurut Renilda, setelah menerima salinan putusan tersebut, pihaknya telah memberitahukan kepada pihak terkait yakni Jaksa dan pengacara terdakwa.

Baca: Berkas Kasasi Kasus Alay Masih Mak Jelas

“Salinan putusan MA untuk  terdakwa Alay sudah kami terima sebelum bulan puasa. Kami pun sudah beritahukan kepada mereka (jaksa dan pengacara terdakwa), Ia divonis MA 18 tahun penjara,” kata Renilda, Sabtu (9/8).

Dihubungi terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bandarlampung, Widiyantoro, mengaku dirinya juga telah menerima pemberitahuan salinan putusan terdakwa Sugiarto Wiharjo alias Alay sekitar satu bulan yang lalu. Menurutnya, dalam surat pemberitahuan dari Pengadilan tersebut dijelaskan, bahwa Sugiarto Wiharjo alias Alay di vonis 18 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

“Meski sudah ada pemberitahuannya, kami belum bisa melakukan eksekusi. Karena salinan putusan resminya belum kami dapatkan, baru pemberitahuannya saja Terdakwa Alay Vonisnya 18 tahun, ada denda serta uang pengganti,” kata Widiyantoro melalui ponselnya kepada Teraslampung.com.

Baca Juga: Sebagian Besar Aset Milik Mantan Bupati Lampung Timur Sudah Raib

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejati Lampung yang menangangi kasus Alay, Yusna Adia, membenarkan bahwa Alay telah divonis 18 tahun oleh MA. “Salinan putusan itu saya nggak pegang. Yang pegang salinannya Pak Edwin. Tetapi, yang jelas dalam salinan putusan itu, dia (Alay-Red) dihukum 18 tahun, berikut denda serta dikenakan uang pengganti sesuai dengan kerugian APBD Lampung Timur,” kata Yusna.

Hal senada diungkapkan Kasipenkum Kejati Lampung, Yadi Rahmat. Meski sudah ada pemberitahuan vonis untuk Alay, menurut Yadi pihaknya  masih menunggu petikan putusan resmi dari Mahkamah Agung (MA).

“Kalau putusan resminya sudah kami terima, kami akan segera melakukan eksekusi secepatnya,” kata Rahmat.