Kasus Anggota Dewan Nyabu, Gubernur Lampung Izinkan Polda Periksa dan Tahan Musoppa

  • Bagikan

Zainal Asikin/teraslampung.com

Ridho Ficardo

BANDAR LAMPUNG-Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo telah mengizinkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung untuk melakukan pemeriksaan dan penahanan terhadap anggota DPRD dari partai PDI Perjuangan Kabupaten Tanggamus, Musoppa, yang terlibat kasus narkoba saat mengikuti bimbingan teknis bagi anggota DPRD di Hotel Novotel Bandarlampung, beberapa waktu lalu..

“Sudah, sudah saya tandatangani surat dari Polda Lampung terkait proses pemeriksaan terhadap Musoppa,” kata Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo kepada wartawan, Kamis (9/10).

Menurut Gubernur, surat tersebut sudah lama ia tandatangani sebelum berangkat ke Surabaya untuk menghadiri acara HUT TNI.”Sebelum saya berangkat ke Surabaya, surat itu sudah saya tandatangani, agar mempermudah Polda Lampung memproses yang bersangkutan (Musoppa),” ujarnya.

Sementara itu dihubungi terpisah, Direktur Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Edy Swasono mengaku belum menerima surat tersebut. Ia berharap, surat tersebut segera ditandatangani Gubernur Lampung agar proses penyelidikan terhadap Musoppa Anggota DPRD dari Fraksi PDI P segera dilakukan.

“Belum, kami belum terima surat balasan dari Pak Gubernur. Mungkin memang sudah ditandatangani, mungkin staffnya belum mengirimkannya ke kami,” kata Edy melalui ponselnya kepada teraslampung.com, Kamis malam (9/10).

Jika memang surat tersebut telah ditandatangani, ia meminta segera dikirimkan ke Direktorat Narkoba Polda Lampung. “Ya kalau memang sudah, biar kami proses dia (Musoppa-Red), karena memang kami terhambat penyelidikannya karena belum mendapatkan ijin itu,” jelasnya.

Edy belum bisa memastikan apakah Musoppa akan segera ditahan. Pasalnya, penyidik terlebih dahulu memeriksa yang bersangkutan sebagai tersangka. “Selama ini kan kita belum memeriksa dia sebagai tersangka. Waktu itu kita periksa sebagai saksi untuk dua tersangka yakni Hasmuni dan Iswahyudi,” terangnya.

Seperti diketahui, proses pemeriksaan anggota DPRD Tanggmus, Musoppa sebagai tersangka atas penyalahgunaan narkoba, terhambat tanda tangan Gubernur Lampung, M.Ridho Ficardo. Tandatangan Gubernur Lampung sangat diperlukan guna proses pemeriksaan serta melakukan penahanan terhadap Musoppa.

Sebelumnya ,dua anggota DPRD Tanggamus diamankan tim Ditnarkoba Polda Lampung. Anggota DPRD Tanggamus Hasmuni dan Iswahyudi ditangkap di areal parkir Hotel Novotel sebelum digelandang kekamar hotel tempat mereka mengadakan pesta sabu.

Dari keterangan Hasmuni dan Iswahyudi terungkap nama Musoppa, Peserta pesta sabu itu ada lima orang. Hanya dua orang lain identitasnya masih belum diketahui karena kedua wanita itu dibawa sendiri oleh Musoppa. Pada 1 Oktober 2014 lalu, status Musoppa sudah ditingkatkan menjadi tersangka.Namun,  pemeriksaan sebagai tersangka baru bisa dilakukan setelah mendapat izin dari Gubernur Lampung.

  • Bagikan