Beranda Hukum Kasus Beras Plastik di Bandarlampung, Hasil Uji Laboratorium Belum Diketahui

Kasus Beras Plastik di Bandarlampung, Hasil Uji Laboratorium Belum Diketahui

192
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Contoh beras plastik yang dibeli Betty, warga Kelurahan Pandan Wangi, Bandarlampung. 

BANDARLAMPUNG–Dugaan beredarnya beras sintetis/plastik yang sudah masuk di Kota Bandarlampung, Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, belum mengetahui dan masih menunggu hasil uji laboratorium sampel beras yang di bawa petugas ke Laboratorium  Institut Pertanian Bogor (IPB), Balai Besar Pengawasan Obat Makanan (BPOM) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil uji lab sampel beras yang masih berada di Lab Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Sejak dikirimkan, hingga saat ini hasil uji laborarium beras plastik itu belum keluar. (Baca: Beras Plastik, Polresta Tunggu Hasil Uji di Empat Lab).

“Hasil lab nya masih belum keluar, kami juga masih menunggu. Ya kalau keluarnya kapan, kami tidak bisa memastikan. Kalau dari hasil kordinasi sementara dari IPB dan BPOM, hasilnya negatif kalau beras itu mengandung plastik,”kata Dery, Senin (8/6).

Menurut Dery, untuk memastikan dugaan terhadap beras plastik yang sudah di konsumsi Betty (korban), hingga mengalami keracunan dan mengakibatkan sakit pada pencernaannya. Pihaknya juga melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap distributor beras, pada Sabtu (30/5) lalu.
Distributor beras tersebut, berasal dari luar Kota Bandarlampung.

“Dari hasil pemeriksaan distributor beras, bahwa beras itu didapatkannya dari petani. Rencananya dalam waktu dekat ini, kami akan lakukan pemanggilan petani itu untuk dimintai keterangannya. Mengenai petani itu dari mana, kami tidak bisa menyebutkan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat, agar jangan resah dengan isu beras plastik yang belum diketahui kejelasannya, te”terang Dery.

Diberitakan sebelumnya, beras plastik diduga sudah masuk Lampung. Dugaan tersebut muncul berawal dari salah seorang korban bernama Betty (40) warga Kelurahan Pematang Wangi, Tanjung Senang, Bandarlampung yang mendatangi kantor polisi Polsekta Kedaton. Korban melaporkan
bahwa mengalami gangguan pencernaan setelah makan nasi dari beras yang dibeli di warung tidak jauh dari rumahnya.

Muncul adanya kecurigaan dari beras yang sudah dimakannya mengandung plastik, karena nasi yang sudah ditanaknya tersebut terasa lengket dan tidak seperti nasi biasanya. Karena kecurigaan tersebut, korban pun melaporkannya kepada salah satu petugas Bhabin Kamtibmas setempat.

“Hal Ini baru temuan dan masih diselidiki kebenarannya, kami belum bisa pastikan apakah dia (korban Beti) keracunan setelah mengonsumsi beras yang sudah ditanaknya. Atau mungkin disebabkan akibat adanya makanan lain yang membuat korban ini keracunan,”kata Dery beberapa
waktu lalu.

Berita Terkait: Beras Plastik Diduga Sudah Masuk Bandarlampung