Beranda Teras Berita Kasus Bisnis Soal UAS-UTS, Markani Akhirnya Diperiksa Kejari Kotabumi

Kasus Bisnis Soal UAS-UTS, Markani Akhirnya Diperiksa Kejari Kotabumi

188
BERBAGI

Feaby/Teraslampung.com

Seorang wartawan menanti proses pemeriksaan ketua Forum UPTD Dinas Pendidikan Lampura terkait perkara ‘bisnis’ naskah soal UTS-UAS yang dilakukan oleh Seksi Pidana Khusus Kejari Kotabumi, Selasa (14/4) sore.

Kotabumi–Ke‎tua Forum Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Lampung Utara (Lampura), Markani akhirnya diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Kotabumi, Selasa (14/4) sekitar pukul 16:15 WIB.

Sosok Markani ‎yang menjadi buah bibir selama tiga  bulan terakhir ini lantaran diduga sebagai penggagas ‘bisnis’ naskah Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian tiba di kantor Kejari Kotabumi dengan masih mengenakan baju‎ Pegawai. Negeri Sipil (PNS).

Markani yang datang seorang diri dengan mengendarai mobil Toyota Avanza BE 2186 MA ini terlihat terburu – buru memasuki ruangan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kotabumi, Ardi Wibowo. Akibatnya, kalangan wartawan‎ yang setia menunggu kedatangan Markani pun tak sempat mewawancarai yang bersangkutan. Baca: Nilai ‘Bisnis Soal’ UAS-UTS di Lampung Utara Mencapai Rp 700-an Juta
‎‎
Hingga berita ini diturunkan, Markani masih menjalani proses pemeriksaan.‎

Sebelumnya, ‎dalam perkara ‘bisnis’ naskah UTS-UAS ini, pihak Kejari Kotabumi telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan, M. Isya Sulharis dan sejumlah Kepala UPTD serta Kepala Sekolah yang diduga mengetahui atau terlibat dalam perkara tersebut.

“Kepala Dinas Pendidikan, beberapa UPTD dan Kepala Sekolah yang sudah dimintai keterangan,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kotabumi, Ardi Wibowo, Senin (13/4). ‎

Ikuti perkembangan kasus Bisnis UAS-UTS di Lampung Utara