Kasus City Spa, Hari Ini Polda Lampung Periksa Cik Raden sebagai Tersangka

  • Bagikan

Zainal Asikin/teraslampung.com

Cik Raden (tengah) menuju ke Polda Lampng saat akan diperiksa sebagai saksi, beberapa waktu lalu.

BANDARLAMPUNG-Penyidik Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, hari ini Jumat (26/2/2016)  memeriksa Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Bandarlampung, Cik Raden. Akankah menjadi Jumat keramat bagi Cik Raden, pasalnya penyidik
sudah melayangkan surat panggilan pertama sebagai tersangka.

Jika sebelumnya Cik Raden diperiksa statusnya sebagai saksi, dalam kasus dugaan perzinahan di City Spa dengan tersangka Gusti (oknum Pol PP Bandarlampung). Kali ini, Cik Raden akan diperiksa sebagai tersangka atas kasus dugaan rekayasa penggerebekan City Spa.

Selain Cik Raden, penyidik juga akan memeriksa dua tersangka lainnya, Asrin dan Budi oknum anggota Pol PP yang diduga turut terlibat dalam rekasaya penggerebekan tersebut.

“Mereka (Cik Raden, Asrin dan Budi) sudah tersangka. Hari ini (Jumat) kita periksa, kalau mereka warga negara Indonesia yang baik, harus datang. Pemanggilan ini, untuk kali pertamanya setelah ditetapkan sebagai tersangka,”kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Zarialdi kepada teraslampung.com saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (26/2/2016).

Ketika ditanya apakah akan ada upaya paksa terhadap ketiganya jika tidak datang dalam pemanggilan tersebu, Zariladi mengatakan, lihat bagaimana perkembangannya bagaimana nanti.

“Kita lihat sajalah nanti, datang atau tidak. Pemanggilan sebagai tersangka itu, jika surat panggilan pertama tidak datang, kita surati lagi untuk panggilan kedua dengan surat perintah membawa (jemput paksa). Beda kalau pemanggilan saksi, bisa sampai tiga kali,”ucapnya.

Disinggung kemungkinan akan langsung dilakukan penahan terhadap Cik Raden, Asrin dan Budi. Mengingat tersangka sebelumnya Gusti saat ditetapkan sebagai tersangka langsung ditahan. Zarialdi enggan berkomentar banyak, dan menjawab diplomatis.

“Ya intinya, semuanya itu bisa saja terjadi. Tinggal bagaimana hasil pemeriksaan nanti, ditahan atau tidaknya kita lihat saja datang apa tidak hari ini,”ujarnya.

Sementara itu, untuk berkas tersangka Gusti, Zarialdi mengaku belum mengetahui apakah sudah dinyatakan lengkap (P-21) atau belum oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

“Saya belum tahu berkas Gusti selanjutnya, nanti saya tanyakan ke penyidiknya,”ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, penetapan Cik Raden, Asrin dan Budi sebagai tersangka rekayasa penggerebekan City Spa, setelah Kapolda Lampung Brigjen Pol Ike Edwin menerima keluhan dari Gusti saat membuka kantor di Lapangan Saburai, Enggal pada Kamis (18/2/2016) lalu.

Mendengar keluhan Gusti saat didampingi ayahnya dan kuasa hukumnya, Kapolda Lampung, Brigjen Pol Ike Edwin langsung memberikan waktu satu minggu kepada penyidik Ditreskrimum untuk menuntaskan kasus tersebut.

|Ikuti Perkembangan Berita Skandal City Spa

  • Bagikan