Kasus DBD di Tanggamus Meningkat, Satu Orang Meninggal

Nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah (DBD)/Ilustrasi
Nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah (DBD)/Ilustrasi
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM, TANGGAMUS — Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Tanggamus melonjak akhir-akhir ini. Terhitung ada 109 kasus dari bulan Januari sampai dengan Desember 2021. Satu orang pasien DBS meninggal dunia pada Rabu (22/12/2021).

Menurut  Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamu, Bambang Sutejo, peningkatan kasus itu termasuk tinggi jika dibandingkan periode Januari РSeptember 2021 yang hanya 22 kasus.

“Selain jumlah kasus yang naik, timbul pula satu kematian di Kecamatan Kota Agung Barat di Puskesmas Negara Batin, di sini pula kasus tertinggi DBD sampai saat ini karena ada 24 kasus,” ujarnya.

Bambang menerangkan, untuk jumlah angka kasus tertinggi di Kabupaten Tanggamus terdapat di tiga Puskesmas. Yaitu Puskesmas Negara Batin (24 kasus), Puskesmas Kotaagung (21kasus), dan Puskesmas Siring Betik (15 kasus).

Bambang mengaku bahwa pihak Dinas telah berupaya dan mengintruksikan kesemua Puskesmas untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan kasus DBD. Antara dengan pencegahan di tingkat kecamatan dan pekon dan memperkuat peran masyarakat dalam penanggulangan DBD dengan menerapkan kegiatan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J).

Bambang juga menghimbau kepada masyarakat di musim penghujan ini masyarakat tetap waspada terhadap ancaman penyakit DBD dengan melakukan upaya 3M.

“Dengan secara bersama sama dan mandiri melakukan upaya pencegahan dengan 3M, dan melakukan pengamatan jentik di lingkungan rumah masing masing, sehingga serta menjaga kebersihan lingkungannya,” katanya.

Siswanto