Beranda Hukum Kasus Firza Husein, Lawan Rizieq Shihab dalam Kasus Dugaan Chat Mesum, Juga...

Kasus Firza Husein, Lawan Rizieq Shihab dalam Kasus Dugaan Chat Mesum, Juga Di-SP3-kan

241
BERBAGI
Saksi kasus dugaan pornografi Firza Husein (tengah) tiba di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan, di Jakarta, 16 Mei 2017. Dugaan kasus pornografi ini melibatkan Rizieq Shihab. (Foto Antara via tempo.co)

TERASLAMPUNG.COM — Selain melakuka penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus dugaa chat mesum Rizieq Shihab, pihak kepolisian juga menghentikan penyidikan atas kasus kawan wanita dan terduga lawan bicara Rizieq Shihab dalam percakapan yang menyeretnya menjadi tersangka, Firza Hussein.

Dengan begitu, semua kasus pornografi yang sebelumnya dituduhkan pada Rizieq, dinyatakan selesai.

Kuasa hukum Firza, Azis Yanuar, membenarkan bahwa polisi mengeluarkan SP3 untuk Firza. Surat itu dikeluarkan berbarengan dengan SP3 untuk Rizieq Shihab pada 16 Juni 2018. “Tidak cukup bukti untuk dilanjutkan ke tahap selanjutnya,” ujar Azis ketika dihubungi Tempo, Senin, 18 Juni 2018, pada saat ditanya apa alasan polisi menghentikan kasus Firza.

Sayangnya, Polda Metro Jaya enggan memberikan konfirmasi atas kabar ini. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono tampak enggan menjelaskan alasan dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) untuk Firza Husein. Dia malah meminta wartawan untuk menanyakan langsung ke juru bicara Markas Besar Kepolisian RI (Mabes Polri).

“Kalau ada kejadian di polres, polda boleh ngomong enggak? Kalau polda ada kejadian, mabes boleh ngomong enggak?” kata Argo balik bertanya, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 18 Juni 2018.

Sebelumnya, Firza terseret kasus dugaan percakapan berkonten pornografi dengan Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab. Kasus itu bermula dari beredarnya percakapan berkonten dewasa via Whatsapp yang diduga antara Firza dan Rizieq. Percakapan ini sempat viral lewat situs baladacintarizieq.com.

Pasca peredaran video itu, polisi menetapkan Firza dan Rizieq sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 dan/atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman pidana lima tahun penjara.

TL/tempo.co