Beranda News Pusiban Kasus Ganti Rugi Tanah Proyek Jalan Tol, Gubernur Lampung Siap Dampingi Warga

Kasus Ganti Rugi Tanah Proyek Jalan Tol, Gubernur Lampung Siap Dampingi Warga

401
BERBAGI
Gubernur Lampung, Ridho Ficardo

Mas Alina Arifin/Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG– Gubernur Lampung Ridho Ficardo berjanji  akan mendampingi warga melaporkan ke pengadilan terkait masalah pembebasan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Terbanggi Besar, Lampung Tengah..

Ridho mengatakan jika warga merasa pergantian ganti rugi tidak sesuai maka segera melaporkan ke pengadilan agar pengadilan dapat memutuskan.

“Saya sudah dapat informasi, jika harga tidak layak bisa minta pendampingan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi,” katanya seusai mengikuti acara sertijab kepala BPKP Lampung, Jumat (19/2)..

Ridho mengaku dirinya  juga sudah mendapatkan laporan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Lampung.

“Kami akan segera tindak lanjuti secara internal, tolong jangan di ramaikan di media,” jelasnya.

Menurut Gubernur, selama ini digembar-gemborkan di media akan terjadi provokator sehingga (proyek JTTS) berantakan.

SIMAK: Ganti Rugi Tanah Proyek Jalan Tol Hanya Rp35 Ribu/Meter, Puluhan Warga Mengadu ke Dewan

“Proyek JTTS yang mencapai 140 km pasti ada masalah, dan ini masalahnya, kalau di gembor-gemborkan maka akan tambah masalah,” tegasnya.

Terpisah Ketua DPRD Lampung Dedi Aprizal mengatakan saat ini masih meminta warga untuk melengkapi data-data secara rinci.

“Kami akan tidak lanjuti bersama dengan gubernur dan tim appraisal setelah mendapatkan data-data dari warga,” katanya.

Dedi menambahkan setelah data lengkap akan kembali bertemu dengan warga. “Bagaimana harapan warga untuk mendapatkan ganti rugi yang wajar dapat terpenuhi, karena harga yang di tetapkan tim apprisial tidak wajar,” jelasnya.

Sebelumnya, Kamis (18/2),  puluhan perwakilan Warga Kecamatan Terbanggi Besar , Lampung Tengah datang ke DPRD Lampung untuk mengadukan pembebasan lahan JTTS sebesar Rp35 ribu/meternya.