Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kasus Jual Beli Soal UAS SD, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Abung Barat...

Kasus Jual Beli Soal UAS SD, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Abung Barat Dicopot

322
BERBAGI

Feaby/Teraslampung.com

Markani saat memberikan keterangan kepada para wartawan, usai diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri Kotabumi terkait kasus jual beli soal UAS-UTS SD 2014/2015, 14 April 2015 lalu. 

Kotabumi--Lengkap sudah ‘penderitaan’ yang dialami oleh Markani,  Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Daerah (UPTD) Dinas Pendidikan Kecamatan Abung Barat, Lampung Utara yang diduga sebagai ‘motor’ penggerak ‘bisnis’ naskah Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester (UTS-UAS) siswa Sekolah Dasar tahun ajaran 2014/2015.

Selain tengah ‘dibidik oleh pihak Kejaksaan terkait dugaan ‘bisnis’ naskah UTS-UAS SD tersebut, belakangan Markani ternyata diketahui telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala UPTD.

‎Pencopotan sosok yang sempat berkoar di salah satu media ternama terkait sepak terjang sejumlah oknum wartawan dan LSM yang kerap meresahkan para Kepala Sekolah tersebut membuktikan bahwa pemerintahan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara cukup antipati terhadap hal – hal yang dapat merugikan rakyat.

‎Kala itu, Markani mengklaim bahwa banyak Kepala Sekolah yang ketakutan saat didatangi oleh oknum wartawan maupun LSM. Bahkan saking takutnya, ada Kepala Sekolah yang bersembunyi di dalam lemari, dan melompat jendela kala dikunjungi wartawan maupun LSM. Tak hanya itu,

Markani juga mengklaim dirinya sempat menjadi korban dugaan percobaan pemerasan sebesar Rp30 juta oleh sejumlah oknum wartawan

Pencopotan Markani sendiri diketahui berdasarkan catatan tangan Bagian Humas Pemkab terkait pelantikan atau mutasi Kepala Sekolah dan 9 UPTD Disdik yang beredar di sejumlah wartawan. Kini yang bersangkutan hanya berstatus sebagai Pelaksana pada Disdik Lampung Utara‎. Prosesi pelantikan 119 Kepala Sekolah dan 9 UPTD itu  dilakukan pada Kamis (25/6) lalu.

Ikuti Berita Kasus Jual Beli Soal UAS-UTS Lampung Utara

Loading...