Beranda Hukum Kriminal Kasus Mayat dalam Drum, Polres Lampung Utara Serahkan Mobil Dufi

Kasus Mayat dalam Drum, Polres Lampung Utara Serahkan Mobil Dufi

205
BERBAGI
Penyerahan mobil milik almarhum Dufi yang mayatnya dibuang ke dalam drum

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi‎–Mobil Toyota Innova milik almarhum Dufi atau Abdullah Fithri yang ditemukan di Lampung Utara diserahkan oleh Polres Lampung Utara kepada Polsek Klapanunggal, Bogor, Senin (26/11/2018).

Sebelumnya, mobil milik Dufi ‎yang dibunuh secara sadis dan mayatnya dimasukan ke dalam drum itu ditemukan anggota Polres Lampung Utara di depan gudang milik Eko warga Desa Candimas, Abung Selatan pada Jumat sore (23/11/2018).

‎Awalnya polisi tak menduga jika kendaraan itu milik korban. Setelah dilakukan pengecekan, didapati fakta-fakta jika kendaraan itu yang digunakan para pelaku untuk mengangkut dan membuang mayat korban. Mobil tersebut dibawa kabur oleh salah satu pelaku yang melarikan diri ke wilayah Lampung (Masih DPO). Mobil itu masuk dalam DPB (Daftar Pencarian Barang Bukti).

Hasil koordinasi Polres Lampung Utara dengan Polda Lampung, Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat diketahui bahwa kasus pembunuhan ini masuk dalam wilayah hukum Polda Jabar tepatnya di Polsek Kelapanunggal, Polres Bogor.

‎”‎Mobil almarhum Dufi yang ditemukan di Lampung Utara, kami serahkan kepada pihak Polsek Kelapa Nunggal, Polda Jawa Barat,” terang Kapolres Lampura, AKBP Budiman Sulaksono usai penyerahan mobil kepada anggota Polsek Kelapanunggal, Jawa Barat.

Budiman mengatakan, penyerahan mobil ini dikarenakan pihaknya mendapat kepastian bahwa mobil itu benar miliknya almarhum Dufi. ‎Kendati ditemukan di wilayahnya, namun Budiman memastikan bahwa tidak ada keterlibatan warganya dalam aksi pembunuhan tersebut.

‎”Kami juga koordinasi dengan pihak Polda Jawa Barat untuk memastikan kendaraan itu milik Dufi,” kata dia.

Penemuan mobil Dufi ini, menurut Perwira Menengah Kepolisian tersebut, ‎berawal dari diperolehnya nomor polisi di Dashboard mobil korban. Hasil pemeriksaan ternyata mobil tersebut atas nama perusahaan PT. Sky Energy Indonesia dan juga milik almarhum.

“Terungkapnya ini berawal dari ditemukannya nomo‎r polisi di dalam dashboard mobil,” jelasnya.

Loading...