Kasus Narkoba, Nizar Romas dan Darma Wijaya Ajukan Rehabilitasi

Nizar Romas (NR) menutupi wajahnya dengan koran saat dibawa petugas Polresta Bandarlampung.
Nizar Romas (NR) menutupi wajahnya dengan koran saat dibawa petugas Polresta Bandarlampung.
Bagikan/Suka/Tweet:

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Tersangka kasus penyalahgunaan narkotika, mantan anggota DPRD Bandarlampung Nizar Romas dan Darma Wijaya, mengajukan permohonan rehabilitasi ke penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung.

“Nizar dan Darma, mengajukan surat permohonan untuk direhabilitasi. Kami sudah serahkan permohonan kedua tersangka, ke tim asesment BNNP,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Abrar Tuntalanai saat dikonfirmasi Teraslampung.com, Jumat sore  (19/5/2017).

Menurut Abrar, rehabilitasi bagi mantan politikus itu tergantung bagaimana nanti hasil penilaian dari tim assesment. Apabila tim dari tim assesment tersebut merekomendasi kedua tersangka untuk direhabilitasi, maka keduanya akan menjalani rehabilitasi.

BACA: Kasus Narkoba, Nizar Romas dan Darma Wijaya Ditetapkan Tersangka

“Sampai saat ini, penyidik belum menerima hasil pengkajian dari tim assesment tersebut. Kedua tersangka, masih tetap ditahan di sel tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung,”ungkap alumnus Akpol 1994 ini.

Saat disinggung mengenai kapan hasil dari tim assesment tersebut keluar. Mantan Kapolres Lampung Timur ini mengaku, pihaknya belum mengetahui kapan hasil assesment tersebut keluar.

Ditegaskannya, meski kedua tersangka mengajukan permohonan rehabilitasi, namun prosesnya hukum keduanya tetap dilanjutkan dan penyidik masih terus melengkapi berkas perkaranya.

“Untuk berkas perkara tahap pertama, sudah dilimpahkan ke kejaksaan beberapa hari lalu,”jelasnya.

Menurutnya, dari pelimpahan tahap pertama tersebut, saat ini pihaknya masih menunggu hasil penelitian dari jaksa untuk kelengkapan berkasnya.

Diketahui, petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, menangkap Nizar Romas, mantan anggota DPRD Bandarlampung yang pernah mencuri jarum suntik dan obat di RSUAM. Selain Nizar, polisi juga menangkap Darma Wijaya, mantan Sekretaris DPW Partai NasDem Lampung.

Polisi menangkap keduanya, pada saat pesta sabu-sabu di salah satu rumah di Jalan Hos Cokro Aminoto, Kelurahan Enggal, Tanjungkarang Timur, Selasa (2/5/2017) sore lalu.

Dari penangkapan keduanya, petugas menyita satu paket sabu sisa pakai dan seperangkat alat isap sabu (bong).

Selanjutnya, dari hasil gelar perkara penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung resmi menetapkan Nizar Romas dan Darma Wijaya, sebagai tersangka kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan langsung menahan keduanya, Minggu (7/5/2017).

Tersangka Nizar dan Darma, dijerat Pasal 127 UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, yakni Pasal yang mengatur bagi pengguna ataupun pemakai narkotika. Polisi memiliki alasan sendiri, menjerat keduanya menggunakan Pasal 127 tersebut.

Kasus narkoba yang melibatkan Nizar Romas itu sendiri termasuk unik dan lucu. Ia pernah tersangkut kasus narkoba pada 21 Juli 2016. Awalnya, Nizar Romas karena mencuri obat-obatan dan jarum suntik di RSU Abdoel Moeloek Bandarlampung.

BACA: Diduga Mencuri di RSUAM, Anggota DPRD Bandarlampung Ditangkap Polisi

Setelah diperiksa polisi, ternyata pencurian obat dan jarum suntik itu terkait dengan narkoba. Hasil tes urine mantan anggota DPRD Bandarlampung itu ternyata positif mengandung narkoba,

Pada 10 Agustus 2016 dikirim ke Cisarua, Jawa Barat untuk menjalani rehabilitasi narkoba. Anehnya, tanpa publik tahu kapan Nizar Romas keluar dari pusat rehabilitasi pecandu narkoba, tiba-tiba publik di Lampung dikagetkan kabar Nizar Romas kembali ditangkap polisi karena mengonsumsi sabu-sabu.

BACA: Polisi Tangkap Mantan Anggota DPRD Bandarlampung yang Pernah Curi Obat dan Direhabilitasi karena Ketergantungan Narkoba