Beranda Hukum Narkoba Kasus Narkoba, Nizar Romas dan Darma Wijaya Ditahan

Kasus Narkoba, Nizar Romas dan Darma Wijaya Ditahan

305
BERBAGI
Nizar Romas (NR) menutupi wajahnya dengan koran saat dibawa petugas Polresta Bandarlampung.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, telah resmi mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap tersangka tindak pidana narkotika, yakni Nizar Romas, mantan anggota DPRD Bandarlampung dan juga Darma Wijaya, mantan Sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung, Senin (8/5/2017).

“Ya begitu diterbitkan surat perintah penahanan Senin kemarin, tersangka Nizar dan Darma langsung kita lakukan penahanan,”ujar Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Abrar Tuntalanai, Selasa (9/5/2017).

Menurut Abrar, hingga saat ini, kedua tersangka belum mengajukan untuk dilakukan rehabilitasi. Meski demikian, pihaknya akan tetap melanjutkan proses hukum terhadap keduanya.

“Yang jelas, kedua tersangka sudah resmi masuk dalam daftar tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung,”ungkap Alumnus Akpol 1993 ini.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung menetapkan Nizar Romas, mantan anggota DPRD Bandarlampung dan rekannya Darma Wijaya, mantan Sekretaris DPW Partai Nasdem sebagai tersangka tindak pidana narkotika, Minggu (7/5/2017). Penetapan keduanya sebagai tersangka, setelah dilakukan gelar perkara.

Tersangka Nizar dan Darma, dijerat Pasal 127 UU No.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, yakni Pasal yang mengatur bagi pengguna ataupun pemakai narkotika. Polisi memiliki alasan sendiri, menjerat keduanya menggunakan Pasal 127 tersebut. Karena dari barang bukti yang ditemukan, hanya ditemukan alat isap sabu (bong) dan sisa pakai sabu.

Diketahui, petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, menangkap Nizar Romas, manatan anggota DPRD Bandarlampung yang pernah mencuri jarum suntik dan obat di RSUAM. Selain Nizar, polisi juga menangkap Darma Wijaya, mantan Sekretaris DPW Partai Nasdem Lampung.

Polisi menangkap keduanya, pada saat sedang pesta sabu-sabu di salah satu rumah di Jalan Hos Cokro Aminoto, Kelurahan Enggal, Tanjungkarang Timur, Selasa (2/5/2017) sore lalu.

Dari penangkapan keduanya, petugas menyita satu paket sabu sisa pakai dan seperangkat alat isap sabu (bong). Penangkapan keduanya, merupakan bagian dari Operasi Anti narkotika (Antik).

Penangkapan terhadap Nizar Romas ini, adalah yang kedua kalinya. Sebelumnya Nizar pernah ditangkap aparat Polsekta Kedaton, pada tahun 2016 lalu terkait kasus pencurian obat-obatan dan jarum suntik di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUM).

Mantan anggota DPRD Bandarlampung tersebut, melakukan pencurian dibawah pengaruh obat penenang yang dikonsumsinya. Kasus tersebut, ditangani Polresta Bandarlampung dan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Selanjutnya, meski sudah ditetapkan tersangka, polisi menangguhkan penanahanan Nizar karena akan menjalani rehabilitasi narkoba. Hingga akhirnya, kasus tersebut berakhir damai dengan pihak RSUAM.

Karena pihak RSUAM telah mencabut laporannya di kepolisian, sehingga dengan adanya pencabutan laporan tersebut polisi pun memberikan sinyal menghentikan penyidikan (SP3) kasus pencurian tersebut.