Kasus Pemukulan, Ketua DPRD Lampura dan Korban Sepakat Damai

  • Bagikan
‎Ketua DPRD Lampung Utara, Romli dan Efriantoni bersalaman usai sepakat berdamai untuk mengakhiri perselisihan, Minggu pagi (19/9/2021).
‎Ketua DPRD Lampung Utara, Romli dan Efriantoni bersalaman usai sepakat berdamai untuk mengakhiri perselisihan, Minggu pagi (19/9/2021).

Feaby Handana | Teraslampung.com

Kotabumi–‎Ketua DPRD Lampung Utara Romli dan Efriantoni akhirnya sepakat berdamai.Kesepakatan perdamaian ini disampaikan ke publik di kediaman Imam Syuhada, kerabat dekat Efriantoni, Minggu pagi (19/9/2021).

BACA: Ketua DPRD Lampura Diduga Pukul Wartawan, Polisi Lakukan Olah TKP

Sebelumnya, perselisihan antara Romli dan Efriantoni sempat menyita perhatian semua pihak. Itu dikarenakan Romli dilaporkan oleh Efriantoni lantaran tak terima dengan perlakuan Romli yang telah memukulnya pada Rabu (15/9/2021).

“Alhamdulillah, bang Efriantoni mau menerima permintaan maaf dan sama sekali tidak menaruh dendam pada kami,” kata Ketua DPRD Lampung Utara, Romli.

Menurut Romli, perselisihan yang sempat terjadi antara keduanya merupakan persoalan pribadi. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan pekerjaan mereka berdua. Selain itu, mereka berdua juga memang memiliki hubungan kekerabatan.

“Perselisihan antara kami berdua ini tak ubahnya persoalan kakak – beradik. Jadi, enggak ada sangkut pautnya dengan profesi kami,” tuturnya.

Di lain sisi, Efriantoni menjelaskan, keputusannya untuk mengakhiri perselisihan dengan Romli dilakukannya tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Keputusan itu diambil dikarenakan keluarga besar Romli telah menunjukkan itikad baiknya tak lama usai aksi tak mengenakan tersebut terjadi.

“Kita semua hanya manusia biasa yang sering diliputi kekhilafan. Keluarga besar saya juga mendukung keputusan ini sehingga secepatnya saya akan mencabut laporan yang sempat saya buat,” kata dia.

‎Di tempat sama, Imam Syuhada yang juga diketahui sebagai Ketua DPD Partai NasDem Lampung Utara Imam Syuhada mengatakan insiden antara Efriantoni dan Romli merupakan insiden yang sama sekali tidak pernah diharapkan oleh semua pihak. Untungnya, kedua belah pihak sama – sama memiliki jiwa besar sehingga bersepakat untuk segera mengakhiri perselisihan yang terjadi.

“Semoga apa yang terjadi ini dapat dijadikan pelajaran untuk keduanya supaya dapat menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang,” harapnya.

  • Bagikan