Kasus Pengadaan Benih Jagung Rp140 M, Kejati Lampung Panggil Tiga Saksi

  • Bagikan
Kasi Penkum Kejati Lampung, Andrie W Setiawan

TERASLAMPUNG.COM — Menindaklanjuti hasil penyelidikan Kejaksaan Agung (Kejagung), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung melakukan pemanggilan terhadap para saksi terkait dugaan korupsi proyek pengadaan benih jagung tahun anggaran 2017 Kementerian Pertanian.

“Kami memanggil tiga orang saksi. Mereka para kadis pertanian. Hanya dua orang yang hadir memenuhi panggilan penyidik dari Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Lampung. Satu saksi lain  tidak hadir tanpa konfirmasi,” kata Kasipenkum Kejati Lampung Andrie W Setiawan,  Rabu (20/1/2021).

Dua saksi yang hadir adalah Kadis Pertanian Lampung Timur dan Kadis Pertanian Lampung Utara. Sedangkan kadis pertanian yang tidak hadir adalah  Kadis Pertanian Bandarlampung.

Menurut Andrie, pada Selasa (19/1/2021) pihaknya juga sudah memanggil beberapa saksi lainnya. Yakni dari pihak penyedia barang atau unit pelaksana teknis (UPT) yang memberikan rekomendasi.

Soal total kerugian negara, Andrie mengaku belum bisa membeberkan karena masih menunggu hasil audit.

“Saksi yang sudah dihadirkan ada 14 orang. Satu di antaranya adalah saksi ahli. Kami akan melanjutkan pemeriksaan sampai menetapkan adanya tersangka,” katanya.

Berdasarkan data di Kementan Pertanian, total pagu anggaran untuk proyek pengadaan benih jagung di beberapa provinsi di Indonesia.  Provinsi Lampung memperoleh jatah terbesar, yakni Rp 140 miliar. Provinsi NTB juga mendapatkan anggaran lumayan besar, yaitu Rp49, 25 miliar.

 

Loading...
  • Bagikan