Beranda Hukum Kriminal Kasus Polisi Tembak Polisi, Brigadir Rangga Ditetapkan Tersangka

Kasus Polisi Tembak Polisi, Brigadir Rangga Ditetapkan Tersangka

190
BERBAGI
Polsek Cimanggis (Tempo.co)

TERASLAMPUNG.COM —  Polri telah menetapkan Brigadir Rangga Tianto sebagai tersangka dalam kasus polisi menembak polisi. Brigadir Rangga akan dijerat pasal pembunuhan. Ia terbukti telah menembak mati rekannya sesama polisi, Brigadir Kepala Rahmat Effendy, di kantor Kepolisian Sektor Cimanggis, Depok pada Kamis 25 Juli 2019.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Asep Adi Saputra menyatakan Brigadir Rangga Tianto juga sudah ditahan. “Brigadir RT sudah ditetapkan menjadi tersangka dan sudah ditahan atas dasar kasus pembunuhan,” ujar Asep saat dikonfirmasi, pada Sabtu, 27 Juli 2019.

Asep mengatakan, penetapan tersangka tersebut menjadi pertimbangan sanksi keanggotaan Brigadir Rangga. Apalagi Brigadir Rangga terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.
“Pasal yang dikenakan 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ucap Asep.

Kejadian polisi tembak polisi itu bermula ketika Bripka Rahmat menangkap FZ, yang merupakan keponakan dari Brigadir Rangga. FZ sebelumnya terlibat tawuran di wilayah Depok pada 25 Juli 2019. Orang tua FZ lalu datang ke Polsek Cimanggis bersama Brigadir Rangga dan seorang anggota polisi lainnya.

Brigadir Rangga kemudian meminta kepada Bripka Rahmat agar FZ dilepaskan dan dibina oleh orang tuanya. Bripka Rahmat menolak permintaan itu.

“Obrolan itu menjadi obrolan yang memanas, karena tadi Bripka RE inginnya diproses,” ucap Asep. Tak lama setelah cekcok, Brigadir Rangga menembakkan pistolnya ke tubuh Bripka Rahmat. Asep menyebut tujuh dari sembilan peluru ditembakkan. Bripka Rahmat tewas dengan luka tembak di antaranya pada dada, leher, paha, dan perut.

Tempo.co

Loading...