Beranda Hukum Polresta Janji akan Segera Tuntaskan Kasus Pungli Pelindo

Polresta Janji akan Segera Tuntaskan Kasus Pungli Pelindo

233
BERBAGI

Zainal Asikin/Teraslampung.com

Pelabuhan Panjang, Bandarlampung.

BANDARLAMPUNG- Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung, Kompol Dery Agung Wijaya, menegaskan akan segera menuntaskan kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Pelindo, cabang Panjang sebesar Rp2.300 per ton hingga merugikan negara hingga miliaran rupiah.

“Masih didalami perkaranya, kami masih menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPKP) Perwakilan Lampung,” kata Dery, Senin (10/8).

Perwira menengah ini mengutarakan, bahwa dalam kasus tersebut pihaknya optimis bisa mengungkap hingga tuntas dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di Pelabuhan Panjang. Baca: Polresta Segera Tetapkan Tersangka Kasus Pungli di Pelindo II Panjang

“Meski belum mengarah dan menetapkan siapa calon tersangkanya, yang jelas kasus dugaan pungli ini merupakan salah satu prioritas kami yang memang harus dituntaskan,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun teraslampung.com, bahwa penyidik Polresta Bandarlampung  sudah mengarah kepada calon tersangka. Namun, masih terdapat beberapa alat bukit yang kurang dan masih harus dilengkapi.

“Sudah ada mengarah ke calon tersangkanya, tapi belum bisa disebutkan sebab masih perlu memeriksa saksi-saksi tambahan. Karena ada saksi yang dipanggil tidak datang, sehingga membuat penyelidikan tersendat,” kata sumber di Mapolresta.

Penyidik menemukan indikasi kuat bahwa adanya pelanggaran pidana korupsi pada kasus tersebut yang menimbulkan kerugian Negara hingga mencapai milyaran rupiah. Hal itu diketahui, setelah penyidik melakukan gelar perkara (ekspos) bersama pihak BPKP.

Kendati ada sidang gugatan perdata APBMI terhadap Pelindo II di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Polresta Bandarlampung menegaskan tidak akan berpatokan pada sidang gugatan itu.

Diketahui sebelumnya, kasus adanya pungutan liar (pungli) ini tidak hanya diselidiki oleh Polresta Bandarlampung  saja melainkan diusut juga oleh pihak Kejaksaan Negeri cabang Panjang.

Namun, saat ditangani Cabjari Panjang, Kejari Bandarlampung mengambil kasus tersebut dan menghentikannya. Dengan alasan, menunggu putusan sidang gugatan APBMI terhadap Pelindo II, cabang Panjang, di Pengadilan Negeri Tanjungkarang yang hingga kini masih berlangsung.

Loading...