Beranda Hukum Kasus “Rumah Kaca”, Abraham Samad Dicecar Soal Pertemuannya dengan Jokowi

Kasus “Rumah Kaca”, Abraham Samad Dicecar Soal Pertemuannya dengan Jokowi

253
BERBAGI
Abraham Samad (dok liputan6.com)

JAKARTA, Teraslampung.com — Ketua KPK nonaktif Abraham Samad membenarkan dirinya pernah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelang pemilu presiden 2014 lalu di bandara Adisucipto Yogyakarta. Hal itu disampaikan  Samad kepada para wartawan usai diperiksa penyidik Bareskrim Polri dalam statusnya sebagai tersangka kasus “Rumah Kaca”, Jakarta Selatan, Rabu (24/6).

Menurut Abraham Samad, pertemuan dengan Jokowi bukan untuk membahas soal Pilpres namun hanya kebetulan. Soal pertemuan itu disebut Samad juga ditanyakan oleh penyidik Bareskrim Polri dalam pemeriksaan hari ini.

“Karena yang dipersoalkan itu pertemuan saya dan Jokowi di Yogyakarta. Itu kan kalian wartawan hadir semua di sana, jadi itu bukan pertemuan tertutup. Terbuka untuk umum. Saya masih ingat betul, wartawan saat itu minta saya duduk berdampingan dengan Pak Jokowi,” beber Samad.

Selain perjumpaan dengan Jokowi, Samad mengaku penyidik juga bertanya soal pertemuannya dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

“Itu kan ada beberapa hal, misal pelaporan Pilgub Bali. Itu yang dilaporkan,” kata Samad.

Kasus yang dituduhkan kepada Ketua KPK nonaktif Abraham Samad ini berbeda dengan kasus penyalahgunaaan dokumen kependudukan, Kasus kali ini lebih dikenal sebagai kasus “Rumah Kaca” karena terkait dengan penyalahgunaan wewenang oleh Samad dalam kapasitasnya sebagai pemimpin lembaga negara.

Samad dituduh bersalah karena menjelang Pilores 2014 lalu bertemu dengan beberapa petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Samad juga dituduh bertemu dengan Jokowi yang ketika itu menjadi calon presiden.

Loading...