Beranda Hukum Kasus Rusuh di Kantor DPD I Golkar, Polda Lampung Limpahkan Berkas Perkara...

Kasus Rusuh di Kantor DPD I Golkar, Polda Lampung Limpahkan Berkas Perkara Azwar Yacub Cs

386
BERBAGI
Anggota DPRD Lampung, Azwar Yaqub didampingi kuasa hukumnya Abi Hasan Muan usai menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Subdit I Ditreskrimum Polda Lampung, September 2017 lalu.

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Polda Lampung melimpahkan berkas perkara tahap pertama kasus kerusuhan di kantor di DPD I Partai Golkar Lampung ke Kejati Lampung, Senin (6/3/2017). Perkara dengan tersangka Azwar Yacub, Miswan Rodi (keduanya anggota DPRD Lampung), dan Johny Corne (anggota DPRD Pesawaran) itu merupakan buntut kasus kerusuhan yang terjadi di kantor DPD I Partai Golkar beberapa waktu lalu.

“Kami sudah melimpahkan berkasnya hari ini ke kejaksaan untuk diteliti,”ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Heri Sumarji, Senin (6/3/2017).

Menurut mantan Kapolresta Bandar Soekarno Hatta ini, meskipun ketiga tersangka dan korban Al Fasni Bima (Ketua Satgas AMPG) mengklaim sudah melakukan perdamaian, namun perkara tersebut tetap berlanjut. Karena kasus tersebut, merupakan pidana dan sudah ada tersangkanya.

“Pihak kejaksaan menanyakan perkembangan hasil penyidikan, jadi sudah kita limpahkan berkas perkara tahap pertamanya. Untuk hasilnya, ya kita tunggu saja hasil penelitian jaksa selanjutnya,”ungkapnya.

Diketahui, kasus kerusuhan yang terjadi di kantor DPD I Partai Golkar yang bergulir sejak September lalu berakhir anti klimaks. Ketiga tersangka, Azwar Yakub, Miswan Rodi (keduannya anggota DPRD Lampung) dan Jony Corne (anggota DPRD Pesawaran) berdamai dengan korban Al Fasni Bima ketua Satgas Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Lampung.

Al Fasni Bima yang sebelumnya bersikeras tidak mau berdamai dengan ketiga tersangka, bahkan menolak iming-iming mobil mewah BMW dan proyek miliaran, pada Rabu (12/1) lalu. Selanjutnya, bersama tiga tersangka Fasni mendatangi Polda Lampung memberikan surat perdamaian sekaligus mencabut laporannya, dengan disaksikan sejumlah pengurus dan kader Partai Golkar.

Aksi penggeroyokan yang dilakukan ketiga tersangka terhadap korban Al Fasni Bima terjadi di kantor DPD I Partai Golkar pada 15 September 2016 lalu. Kerusuhan yang berujung penggeroyokan tersebut, berbuntut pemecatan Ketua DPD I Partai Golkar Lampung, M Alzier Dianis Thabranie.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto memecat Alzier sebagai ketua DPD I GolkarLampung dan menunjuk Plt Ketua DPD I Golkar Lampung Letjen (Purn) Lodewijk Friedrich Paulus.