Beranda Hukum Narkoba Kasus Sabu: Gagal Dapat Rp10 Juta, Cewek Asal Bogor Ini Malah Masuk...

Kasus Sabu: Gagal Dapat Rp10 Juta, Cewek Asal Bogor Ini Malah Masuk Bui

191
BERBAGI
Adina alias AR (kanan), warga Bogor, Jawa Barat,, dan Adinda alias ADU, warga Bandarlampung yang ditangkap petugas BNNP Lampung kerana kedapatan membawa 500 gram sabu-sabu.
Adina alias AR (kanan), warga Bogor, Jawa Barat,, dan Adinda alias ADU, warga Bandarlampung yang ditangkap petugas BNNP Lampung kerana kedapatan membawa 500 gram sabu-sabu.

Zainal Asikin | Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG — Karena tergiur dengan upah besar Rp 10 juta yang akan didapat, seorang pelaku wanita bernama Adina alias AR nekat jadi kurir dengan membawa 500 gram sabu-sabu ke Lampung. Akibatnya, cewek tomboy asal Bogor, Jawa Barat ini, harus masuk Bui karena ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung di depan Hotel Aston, Bandarlampung, pada 29 September 2018 lalu sekitar pukul 04.30 WIB.

Dari keterangan pelaku Adina alias AR, dirinya mengakui nekat menjadi kurir narkoba karena sudah tidak lagi memiliki pekerjaan setelah dipecat dari pekerjaan tempatnya bekerja di daerah Jawa Barat. Lantaran tergiur upah Rp 10 juta yang dijanjikan oleh seorang bandarnya untuk mengantarkan paket narkoba ke Lampung, tanpa berpikir resikonya Adina pun mau menerima tawaran tersebut.

BACA:

“Ya saya dijanjikan diberi upah Rp 10 juta dari bandarnya untuk membawa paket sabu ke Lampung. Tapi saya belum terima semua upahnya, saya baru diberi uangnya Rp 500 ribu dan uang itu hanya untuk biaya transportasi saja,”ucapnya di Kantor BNNP Lampung, Telukbetung, Senin 15 Oktober 2018.

Menurutnya, bahwa uang Rp 10 juta itu baru akan diterima oleh dirinya, setelah paket narkoba yang dibawanya itu sampai ke penerimanya di Lampung.

“Jadi perjanjiannya sama bandarnya seperti itu, setelah barang (sabu) itu sampai baru uangnya saya terima,”ungkapnya.

Saat akan membawa paket sabu seberat 500 gram itu ke Lampung, kata Adina, bahwa dirinya tidak mengetahui lokasi di Lampung itu dimana dan seperti apa. Lalu ia menghubungi temannya bernama Adinda alias ADU, yakni rekan sesama pengguna narkoba yang juga merupakan rekannya saat bekerja dulu.

“Saya benar-benar nggak tahu Bandarlampung itu dimana, jadi saya hubungi Adinda karena berasal dari Lampung dan pasti tahu lokasinya. Lalu saya minta bantuan dia (Adinda) untuk mengantarkan saya ke Bandarlampung dengan membawa paket sabu-sabu,”terangnya.

Selain pelaku Adina alias AR, seorang pelaku wanita lainnya Adinda alias ADU, warga Bandarlampung juga turut ditangkap oleh petugas BNNP Lampung bersama dua pelaku lainnya, Fikriansyah alias F dan Hairul alias HS, keduanya warga Bandarlampung.

Keempat pelaku tersebut, ditangkap saat akan bertransaksi. Dari penangkapan itu, petugas menyita barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 500 gram yang rencananya akan diedarkan di wilayah Bandarlampung.

Loading...