Beranda Teras Berita Kasus SK Bodong, Oknum PNS BKD Terancam 7 Tahun Penjara

Kasus SK Bodong, Oknum PNS BKD Terancam 7 Tahun Penjara

126
BERBAGI

Zainal Asikin/teraslampung.com

BANDARLAMPUNG- Tersangka pemalsuan Surat Keputusan (SK) mutasi palsu alias SK bodong, Agus Hermawan (39) warga Jalan Panglima Polim, Segalamider, Tanjungkarang Barat oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kota Bandarlampung yang berhasil ditangkap petugas Subdit 1 Ditkrimum Polda Lampung di sebuah warnet di Jalan Sukardi, Hamdani, Universitas Bandarlampung (UBL), Kamis (5/2) lalu terancam tujuh tahun penjara. Penyidik Polda Lampung menjerat tersangka dengan pasal 266 dan 263 KUHP.

“Dalam kasus pemalsuan SK palsu yang dilakukan oleh Tersangka Agus oknum PNS akan dikenakan dua Pasal yakni Pasal 266 dan Pasal 263 ancaman hukumannya maksimal 6 hinga 7 tahun penjara,” kata Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistyaningsih kepada teraslampung.com, Minggu (8/2).

Sulis menjelaskan, terhadap kasus tersebut penyidik kini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka guna memperdalam apakah ada pihak lain yang ikut terlibat dalam membantu tersangka pembuatan Surat Keputusan (SK) palsu tersebut. “Kasus ini masih dikembangkan untuk mengetahui ada atau tidaknya tersangka lain yang ikut terlibat,” jelasnya.

Seperti diketahui, Polda Lampung menangkap Agus Hermawan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bandarlampung, di sebuah warnet di jalan Sukardi Hamdani, dekat Universitas Bandar Lampung (UBL), pada Kamis (5/2) lalu sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung ditahan di rutan Mapolda Lampung.

Dari penangkapan itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa 20 cap stempel palsu, 80 lembar blangko kosong berlogo Garuda Emas, 1 unit printer, 1 bundel berkas SK mutasi, dan 1 motor Honda Beat.

Pada kasus tersebut, jumlah guru yang tersandung kasus SK bodong ini mencapai ratusan orang. Mereka menggunakan jasa Agus Hermawan yang tadinya bekerja di BKD dengan memintai uang sebesar Rp2,5 juta hingga Rp3 juta.

Loading...