Beranda News Lampung Kata Gubernur Ridho Lamteng Justru Paling tidak Aman

Kata Gubernur Ridho Lamteng Justru Paling tidak Aman

734
BERBAGI
Gubernur Lampung Ridho Ficardo menjawab pertanyaan wartawan soal hasil survei dan masalah keamanan ronda.

TERASLAMPUNG.COM — Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan situasi pembangunan paling tidak aman di Lampung adalah di Kabupaten Lampung Tengah. Menurutnya, menjaga keamanan itu bukan hanya menggalakkan ronda dan bukan dengan begadang saja membawa golok dan kentongan semata.

“Datanya ada, bahwa Lampung Tengah paling tidak aman situasi pembangunan karena begitu banyak sengketa yang masuk ke pengadilan. Ini situasi yang tidak aman dan akan menghambat pembangunan , ” ujar gubernur, di Balai Keratun, Jumat (28/4/2017).

Ridho mengatakan, menjaga keamanan bukan hanya dengan menggalakkan ronda dan bukan dengan begadang saja membawa golok dan kentongan semata. Menjaga keamanan masih harus dibuktikan dengan dukungan dan partisipasi serta dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Jika ada pembangunan yang terhambat, kata  Ridho, ini menyangkut kebijakan strategis nasional dan ini menjadi permasalahan dari seluruh unsur pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten maupun kota.

Menurut Ridho sebenarnya kebijakan menjaga keamanan sudah dimulai sejak pertengahan semester II tahun 2014 dengan dikeluarkannya instruksi tentang ronda.

“Saat tahun 2014 lalu, kami adakan apel Babinkamtibmas se-Provinsi Lampung. Koordinasi keamanan dengan Kapolda Lampung saat itu Heru Winarko dan kegiatan keamanan lainnya. Ronda bukan satu- satunya jalan untuk menjaga keamanan, ” katanya.

Ridho mengatakan, survei pihaknya menyebutkan bahwa permasalahan keamanan bukanlah permasalahan yang menonjol. Keamanan, kata Ridho, sifatnya crash programe seperti halnya dengan adanya tim Tekab (di kepolisian).

Menurut Ridho, keamanan di sejumlah kabupaten ada yang perlu dilakukan terkait kepentingan daerah masing-masing.

“Misalnya di Kabupaten Pesibar tidak perlu dilakukan keamanan yang ketat karena situasinya lebih aman. Sementara itu, di Kabupaten Lampung Timur sangat diperlukan. Kiasan yang tepat untuk ronda adalah untuk mengamankan pembangunan. Gangguan keamanan di Lampung Tengah dalam arti luas terhambat karena begitu banyak kasus di pengadilan. Justru di sana tidak aman dalam menjalankan pembangunan, ” katanya.

Mas Alina Arifin