Kawal Pembangunan Desa, Masyarakat Bisa Sampaikan Pengaduan Online

  • Bagikan
Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar

TERASLAMPUNG.COM, JAKARTA — Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmisigrasi (Kemendes PDTT) berusaha keras untuk transparan dan terbuka kepada publik terkait pembangunan desa, terutama soal penggunaan dana desa. Masyarakat bisa mengawal pembangunan desa dengan menyampaikan laporan atau pengaduan tentang penggunaan dana desa.

“Kita mengarahkan target pembangunan desa dalam bentuk SDGs Desa, dimana ada 18 tujuan pembangunan yang menjadi tujuan akhir (goals) masing-masing desa. Bukan hanya konsep arah pembangunan desa, juga termasuk cara mengukurnya,” kata Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar, Rabu (2/12/2020).

SGDs Desa nantinya jadi pijakan informasi bagi masyarakat untuk mengetahui lebih jauh soal desa. Misalnya, arah pembangunan desa tanpa kemiskinan dan tanpa kelaparan. Apakah desa sudah menggunakan dana desa untuk wujudkan pendidikan berkualitas.

“Apakah desa sudah melakukan ikhtiar untuk pertumbuhan ekonomi di desa,” kata Menteri Abdul Halim.

Masyarakat yang mengadukan masalah atau peroleh infomasi bisa mengakses Sistem Informasi Publik dan Penanganan Pengaduan Masyarakat Terpadu (Sipemandu Desa).

Laporan yang diterima akan diverifikasi dan masyarakat sebagai pelapor akan mendapatkan nomor tiket laporan. Secara akuntabel dan transparan masyarakat dapat meninjau kemajuan dari laporan yang dikirimkan.

Tata cara untuk pengaduan dan peroleh informasi . Awalnya Login https://sipemandu.kemendesa.go.id/

Selain pengaduan online, sobat desa juga bisa menghubungi langsung ke nomor telepon yang sudah disediakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Teringgal dan Transmigrasi yaitu ke nomor 1500040

Bukan hanya via online dan telpon, bahkan KemendesaPDTT sudah menyiapkan nomor yang bisa sobat manfaatkan untuk mengirim sms pengaduan, yaitu ke nomor berikut : 0812 8899 0040 dan 0877 8899 0040

Masyarakat dapat juga melaporkan melalui akun media sosial resmi Kemendes PDTT di Facebook dan Twitter.

  • Bagikan