Beranda Hukum Kriminal Kawanan Pencuri Gondol 40 Gram Emas dari Rumah Warga Kotabumi

Kawanan Pencuri Gondol 40 Gram Emas dari Rumah Warga Kotabumi

104
BERBAGI

Feaby/Teraslampung.com

Ilustrasi

Kotabumi–Sedikitnya 40 gram emas berhasil digondol kawanan pencuri dari ‎kediaman Wartini (64) di Jalan Jenderal Sudirman, gang Dadali, Tanjung Aman, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Senin dini hari (11/4).

Aksi pencurian ini pertama kali diketahui oleh Wartini ‎yang sedang membersihkan halamnan terkejut melihat pintu paviliun rumahnya terbuka pada pukul 07.00 WIB. Padahal kala itu, orang yang mengontrak paviliunnya tersebut diketahui sedang tak ada di rumah.

“Kebetulan orang yang ngontrak paviliun saya ini sedang menginap di tempat kawannya tadi malam. Saya langsung kasih tahu anak saya Rubiyati (35),” kata dia usai melapor di Polres.‎

Rubiyati, anak korban mengatakan baru menyadari telah menjadi korban pencurian saat mengetahui uang di dalam dompet yang tersimpan di dalam tas sudah tak ada saat akan diambilnya. Setelah diperiksa, ternyata kotak perhiasan yang tersimpan dalam tas berikut HP BlackBerry Q20 juga telah raib.

“Uang di dalam dompet raib. Begitu juga dengan emas seberat 40 gram dan HP yang ada di dalam tas semuanya raib. Dompetnya sudah ada diatas kasur, padahal sebelumnya ada di dalam tas,” urainya.

Ia memperkirakan pencurian ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB karena saat itu, dirinya sempat mendengar suara pintu terbuka yang kemudian disusul dengan suara berisik lainnya. Namun karena sedang sakit, ia tak menghiraukan suara tersebut.

“Dari situ saya gak tidur lagi, tapi masih tiduran di kasur sebab lagi sakit,” katanya.

Di lain pihak, ‎Kanit Identifikasi Polres, Aipda Suroto menduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang. Hal ini diketahui berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pelaku diketahui masuk ke dalam rumah melalui pintu samping/paviliun yang kebetulan wedang ditinggal pengontraknya. Pelaku, masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel pintu.

“Setelah merusak pintu rumah, mereka dengan leluasa masuk ke dalam rumah korban karena pintu penghubung ‎kontrakan dengan rumah induk tidak terkunci,” tuturnya.

Loading...