Beranda Hukum Kriminal Kawanan Pencuri Bobol Rumah Warga Kelapa Tujuh Lampung Utara

Kawanan Pencuri Bobol Rumah Warga Kelapa Tujuh Lampung Utara

1051
BERBAGI
Bernani menunjukan pintu rumahnya yang diduga digunakan oleh kawanan pencuri sebagai akses ‎masuk ke dalam rumahnya

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–‎Aksi pencurian rumah warga kembali terjadi di Lampung Utara, tepatnya di RT II, RW I, Kelurahan Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Rabu (29/11/2017) sekitar pukul 09.30 WIB.

Dari rumah korban yang bernama Bernani (60), ‎para penjahat yang berjumlah empat orang ini berhasil menggondol uang tunai sekitar Rp10 juta, dua unit laptop, dan dua unit Hp.

“Perkiraannya, para pelaku ‎masuk lewat pintu samping rumah,” kata Bernani seusai kejadian.

Menurut penuturan mertua mantan Kepala Dinas Tata Kota Lampura (Murni Rizal) itu, awalnya ia dan anak lelakinya tak menyadari telah menjadi korban perampokan saat tiba di depan rumahnya. Saat itu, ia melihat ada seorang lelaki tua yang berpura – pura memperbaiki sepeda motor di pinggir jalan di depan rumahnya.

Kecurigaannya baru timbul saat melihat ada sepeda motor yang tak dikenal terpakir di halaman rumahnya tak jauh dari lelaki tua tersebut. ‎Sepeda motor yang terpakir seperti sengaja ditinggal pemiliknya. Kecurigaannya semakin menjadi saat mendapati pintu samping rumahnya yang sebelumnya tertutup telah terbuka lebar.

“Begitu melihat pintu rumah terbuka, anak saya langsung lari menuju arah belakang rumah melalui halaman samping,” tuturnya.

Saat anaknya sedang melihat keadaan belakang rumah itulah seorang pelaku muncul dari arah belakang melewati ia dan cucunya yang menunggu di depan. Pria itu membawa dua tas besar. Tas pertama ditaruh pelaku di dadanya, sedangkan tas kedua ditaruh di punggung pelaku tertutup dengan jaket pelaku.

“Saya kaget dan takut saat melihat ada seorang pria muncul dengan tas besar dari arah belakang rumah,” jelasnya.

Baik pelaku yang baru muncul dari arah belakang dan lelaki tua yang berpura – pura memperbaiki sepeda motornya langsung tancap gas meninggalkan rumahnya. Sebelum tancap gas dan menghilang ke arah pertigaan perumahan Tulung Mili, para pelaku menjemput kedua rekannya yang muncul dari dalam kebun singkong di samping rumahnya.

“Semua pelaku berjumlah empat orang. Satu di depan, tiga di dalam rumah. Mereka mengambil uang sekitar Rp10 juta, dua laptop, dan dua HP,” terangnya.

Di tempat sama, Murni Rizal mengatakan, ‎saat kejadian berlangsung, mertua dan adik iparnya sedang berada di kediaman anaknya yang berada di belakang rumah. Aksi pencurian diperkirakan hanya berlangsung dalam waktu 15 menit.

“‎Setelah berhasil masuk, para pelaku mengacak – acak seluruh bagian rumah. Satu unit televisi sempat mau diambil pelaku namun kemudian ditinggalkan oleh mereka,” kata dia sembari menunjukan satu unit TV berukuran besar yang urung dicuri oleh para pelaku.

Loading...