Kawasan Transmigrasi Berkontribusi bagi Pengembangan Bengkulu Utara

  • Bagikan

TERASLAMPUNG.COM, BENGKULU — Bupati Bengkulu Utara, Ir. H. Mian, mendampingi rombongan Komisi V DPR RI bersama Tim Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi serta Kementerian PUPR dalam Kunjungan Kerja Spesifik dalam rangka meninjau infrastruktur di wilayah kawasan transmigrasi Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Rombongan meninjau Kawasan Perkotaan Baru KTM Lagita, Abrasi Pantai Desa Serangai Kecamatan Batik Nau, dan Ruas Jalan Ketahun-Girimulya.

Direktur Fasilitasi Penataan Persebaran Penduduk di Kawasan Transmigrasi, Anto Pribadi mengatakan, Lagita merupakan satu dari 52 Kawasan Transmigrasi Prioritas Nasional yang saat ini telah masuk dalam kategori Kawasan Berdaya Saing.

Perkembangan Kawasan Transmigrasi Lagita yang sinonim dengan Lais, Giri Makmur dan Ketahun, mempunyai luasan 99.000 Ha dengan jumlah penempatan transmigran sampai saat ini tidak kurang dari 30.000 KK.

“Tidak dipungkiri penempatan transmigran tersebut ikut berkontribusi dalam pengembangan wilayah di Kabupaten Bengkulu Utara,” kata Anto

“Tahun 2021 ini, Pusat telah memberikan dukungan anggaran kegiatan untuk Kabupaten Bengkulu Utara di KTM Lagita berupa pembangunan Islamic Center yang dibangun sebagai pusat pendidikan dan keagamaan”, sambung Anto.

Saat ini, kata Anto, tahap pembangunan Islamic Center di KTM Lagita telah mencapai 30 persen. Targetnya, bulan depan bisa selesai.

Sementara itu, Bupati Bengkulu Utara H. Mian memaparkan, Kabupaten Bengkulu Utara melaksanakan pembangunan dengan menggunakan pendekatan (konsep) kawasan.

Sebagaimana kawasan transmigrasi KTM Lagita yang diharapkan akan menjadi pusat pertumbuhan baru yang dapat melayani seluruh aktivitas masyarakat.

“Oleh karena itu, dalam rangka membangun dan mengembangkan insfrastruktur fasilitas umum dan sosial di KPB Bengkulu Utara ini, Bengkulu Utara akan meningkatkan Jalan Desa Giri Kencana – Pusat KPB dua Jalur serta pembangunan lanjutan Islamic Center, kata Mia.

Namun, karena keterbatasan anggaran daerah, Bupati Mian mengharapkan bantuan pembiayaan dari APBN melalui Ditjen PPKTrans.

Ramah tamah di Rumah Jabatan Bupati Bengkulu Utara tersebut dihadiri oleh para Kepala Dinas di Lingkungan Kab. Bengkulu Utara. Turut hadir Direktur Fasilitasi Pemanfaatan Dana Desa, Luthfy Latief. Sedangkan anggota Komisi V DPR RI yang hadir pada Kunjungan Kerja Spesifik tersebut antara lain Hj. Sadarestuwati, Sri Rahayu, dan Edi Santana Purba.

  • Bagikan