Beranda News Bandarlampung Kebakaran di Jalan Bengkulu Pasar Tengah, Api Merembet ke Beberapa Toko...

Kebakaran di Jalan Bengkulu Pasar Tengah, Api Merembet ke Beberapa Toko Lain

2775
BERBAGI
Api yang semula hanya melahap satu toko di Jalan Bengkulu, Pasar Tengah, Bandarlampung, Senin malam, merembet hingga ke deretan toko lain di Jalan Padang dan Jalan Tanjung Pinang Pasar Tengah, Hingga Senin tengah malam, setidaknya 9 ruko hangus terbakar. (Foto: Teraslampung.com/Ariftama)

TERASLAMPUNG.COM — Api yang semula melalap Toko Assalam Jilbab di Jalan Bengkulu depan pusat berbelanjaan Ramayana Jl Radin Intan Bandarlampung, merembet ke beberapa toko lain. Hanya kurang dari tiga jam, api sudah meluluhlantakkan 9 toko.

Saat Walikota Bandarlampung Herman HN meninjau lokasi kebakaran, sekitar pukul 22.00 WIB, api sudah 4 toko di  Jl.Tanjung Pinang dan 5 toko di  Jl. Padang, Bandarlampung.

Saat itu Walikota Bandarlampung Herman HN terlihat tampak sesekali memberikan komando kepada petugas kebakaran dan meminta warga untuk tidak mendekat.

Herman HN kemudian meninjau sejumlah ruko yang sudah ludes terbakar. Banyaknya warga yang berkerumun di dekat lokasi kebakaran acap membuat pemadam kekabaran repot. Walikota Herman HN pun tampak berteriak-teriak memperingatkan warga.

“Itu warga jangan disuruh masuk! Mana petugasnya ini? Tolong jangan boleh mendekat. Ayo, tolong dong  warga yang tidak berkepentingan jangan terlalu dekat dengan api!” teriak Herman.

Kepala badan pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD kota Bandarlampung, Wisnu, mengaku seluruh personel dan peralatan sudah dikerahkan untuk mejinakkan api. Setidaknya ada 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Ke-15 mobil pemadam kebakaran itu 9 unit milik BPBD Bandarlampung, 3 milik Dinas Pertambangan, 2 dari PT Bukit Asam, dan 1 dari PDAM Air Rilau.

Ditambahkan Wisnu, dari 15 unit Damkar yang ada, sekitar 5 unit Damkar diterjunkan untuk memadamkan api yang ada di Jl. Tanjung Pinang dan 10 Unit di Jl. Padang,

“Seperti yang Anda lihat, mobil damkar di sini ada 10 dan di gang (maksudnya jalan)  sebelah ada 5 unit damkar,” kata Wisnu.

Menurut Wisnu, untuk mempercepat proses pemadaman api para petugas pemadam kebakaran menambah air dengan  20 kilo deterjen.

Kebakaran  tersebut menurut Wisnu diduga berawal dari korsleting listrik  di salah satu ruko. Pada pukul 18.00 WIB di salah satu ruko terlihat asap putih. Tak lama kemudian api menjalar dan membesar ke arah ruko yang ada disebelah maupun dibelakang Ruko.

Hingga pukul 23.00, si jago merah terus berkobar melalap beberapa ruko yang ada di sebelah Toko nya dikarenakan adanya angin serta isi toko terdapat bahan yang mudah terbakar, seperti toko jilbab, dan toko sandal. Api juga melalap habis sebuah rumah makan dan  toko batu akik.

Segala upaya dikerahkan oleh BPBD kota Bandarlampung guna menjinakan si jago merah ini. Tak henti-hentinya mobil damkar keluar masuk area kebakaran untuk mengisi ulang persediaan air yang ada. Petugas BPBD pun tampak membuka paksa satu ruko yang ada di Jl. Padang dengan menggunakan Selling dari damkar PTBA kemudian didobrak dengan menggunakan sebuah balok.

Di sekitaran lokasi area kebakaran tampak asap hitam mengepul ke atas dan menyulitkan jarak pandang petugas untuk mengarahkan semprotan air. Petugas pemadam kebakaran dari PT Bukit Asam membantu mengatasi hal itu dengan menyorotkan lampu ke atas untuk memudahkan langkah petugas pemadam kebakaran memadamkan api di objek sasaran.

Beberapa toko yang berada di dekat areal kebakaran tampak gelisah dan khawatir jika nantinya api merambat ke toko mereka. Ironisnya, musibah kebakaran tersebut justru menjadi tontonan warga dan objek foto.

Hingga Senin malam pukul 23.30 api belum berhasi; dipadamkan. Petugas pemadam kebakaran masih terus berusaha keras menjinakkan api.

Loading...