Beranda Ruwa Jurai Lampung Utara Kebakaran Tujuh Ruko dan Rumah Kos di Kotabumi, Kerugian Rp 200 Juta

Kebakaran Tujuh Ruko dan Rumah Kos di Kotabumi, Kerugian Rp 200 Juta

186
BERBAGI

Feaby/Teraslampung.com

Petugas kebakaran sedang memadamkan api yang melalap ruko dan rumah kos di Jl.Soekarno-Hatta  Kotabumi, Jumat, 23 Mei 2015 lalu. (Foto: Teraslampung/Feaby Handana)

KOTABUMI, Teraslampung.com —‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara (Lampura) menaksir kerugian akibat kebakaran terhadap tujuh unit ruko dan 1 kamar kos pada Jumat (23/5) lalu, mencapai sekitar Rp200 juta.

“Taksiran kerugian akibat kebakaran 7 ruko dan 1 kamar kos mencapai sekitar Rp200 juta,” kata Kepala Pelaksana BPBD Lampura, Rusdi melalui sambungan telepon, Minggu (25/5).

Meski telah mendapat taksiran nilai kerugian para pedagang tersebut, namun Rusdi belum dapat memastikan apa penyebab terjadinya kebakaran yang menghanguskan 7 Ruko dan 1 kamar kos tersebut. Ia beralasan bahwa pihak Kepolisian yang paling berhak untuk menyelidiki penyebab musibah kebakaran. Baca: Tujuh Ruko dan Satu Rumah Kos di Jl.Soekarno-Hatta Kotabumi Hangus Terbakar

“Besok (Senin), kami akan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian terkait penyebab kebakaran ruko – ruko dan 1 kamar kos itu. Tapi dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan oleh arus pendek listrik,” terangnya.

Sementara mengenai kemungkinan pemberian bantuan kepada para korban kebakaran, Rusdi mengaku kemungkinan itu ada meski nilainya tak terlalu besar sesuai dengan kemampuan anggaran.

“Kami masih nunggu laporan resmi dari Kelurahan dan Kecamatan. Laporan ini yang akan dijadikan pedoman untuk memberikan bantuan nantinya,” kata dia.

Tujuh ruko dan satu kamar kos di Jalan Soekarno – Hatta, Kotabumi. Tepatnya di sekitar perempatan Kebun Empat, Kotabumi, Lampung Utara, hangus terbakar akibat amukan si jago merah, Jum’at (22/5) sekitar pukul 15:30 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Heri Maulana, salah seorang pengunjung rumah makan Pindang Baung Cahaya Resto menceritakan, peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui olehnya saat mendengar‎ teriakan kebakaran. Kobaran api diduga berasal dari arah bagian belakang Kedai Iful jenggot. Kedai Iful jenggot sendiri terletak di bagian ujung dari ketujuh deretan ruko tersebut.

“Saat itu saat baru mau minum kopi di rumah makan Cahaya Resto, tiba – tiba saya dengar teriakan kebakaran. Apinya dari arah bagian belakang Kedai,” kata Heri di lokasi kebakaran.

Loading...