Beranda Pendidikan Keberadaan Rumah Sakit Perbesar Peluang Unila Jadi Kampus Unggulan

Keberadaan Rumah Sakit Perbesar Peluang Unila Jadi Kampus Unggulan

278
BERBAGI
Presentasi tim Unila tentang RSPTN di hadapan tim Kemendikbud dan Bappenas.

TERASLAMPUNG.COM — Keberadaan Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri (RSPTN) dinilai akan meningkatkan peluang Universitas Lampung (Unila) sebagai kampus unggulan. Dengan beroperasinya RSPTN diharapkan posisi Unila di kancah nasional bahkan internasional menjadi lebih baik.

Hal itu dikatakan Susi, S.E., M.B.A., Ph.D., Akt., Wakil Ketua II Tim Task Force Readiness Criteria Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri dan Integrated Research Center (IRC) Unila, saat presentasi di hadapan perwakilan Kemendikbud dan Bappenas di ruang sidang senat Rektorat, Kamis (30/1/2020).

“Keberadaan RSPTN Unila adalah improvement Unila untuk unggul di kancah nasional bahkan internasional,” ujar Susi dalam pertemuan yang juga dihadiri wakil rektor bidang akademik, wakil rektor bidang umum dan keuangan, wakil rektor bidang perencanaan, kerja sama, dan TIK tersebut.

Susi juga menyampaikan, beberapa manfaat dari keberadaan RSPTN untuk kepentingan akademik. Beberapa manfaat itu di antaranya sebagai salah satu variabel penunjang kelengkapan akreditasi perguruan tinggi, akreditasi program studi khususnya di Fakultas Kedokteran Unila.

Selain itu ia menambahkan, keberadaan RSPTN juga memberi manfaat secara nonakademik. Dengan adanya RSPTN maka dukungan pemerintah terhadap Unila semakin besar. Selain itu RSPTN juga membuka peluang kerja sama dan partnership Unila dengan berbagai pihak lainnya.

“Untuk mempercepat realisasi RSPTN Unila maka kami akan mengikuti seluruh arahan dan masukan dari Kemendikbud juga Bappenas. RSPTN Unila akan difokuskan kepada penguatan SDM, pendidikan, juga penelitian, selain menjalankan fungsi utamanya sebagai layanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Perencana Muda Bappenas Kaliputro Fachriansyah mengingatkan pentingnya pihak Unila untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang akan terlibat dalam pengoperasian RSPTN kelak. “Jangan sampai RSPTN Unila bisa menghadirkan gedung yang bagus tetapi sumber daya manusianya kurang memadai,” pungkasnya.

Ia pun menekankan, RSPTN Unila ke depannya tidak hanya fokus memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Lebih dari itu, menurutnya RSPTN Unila harus bisa memiliki banyak peran yang salah satunya sebagai wahana belajar mahasiswa fakultas kedokteran juga tempat riset bagi para dosennya.

Unila

Loading...
BERBAGI
Artikel sebelumyaWabah Virus Corona: 170 Orang Meninggal, AS-Singapura-Jepang Evakuasi Warganya
Artikel berikutnyaSosialisasi Pemkab Lamsel, BPNT Berubah Jadi Bantuan Sembako
Portal Berita Lampung: Terkini, Independen, Terpercaya