Beranda Hukum Kecelakaan Maut di Waykanan, Sembilan Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Waykanan, Sembilan Orang Tewas

2351
BERBAGI
Posisi dan kondisi Bus Rosalia Indah setelah bertabrakan dengan truk tangki CPO di Waytuba Kabupaten Way Kanan, Senin (19/9/2019). Foto: dok Polres Waykanan
Posisi dan kondisi Bus Rosalia Indah setelah bertabrakan dengan truk tangki CPO di Waytuba Kabupaten Way Kanan, Senin (19/9/2019). Foto: dok Polres Waykanan

TERASLAMPUNG.COM, Waykanan — Kecelakaan maut yang melibatkan Bus Rosalia Indah dengan truk tangki minyak sawit (CPO) di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Kecamatan Way Tuba, Kabupaten Waykanan, Senin sore (16/9/2019) pukul 14.45 WIB menewasan sembilan orang.

BACA: Tujuh dari Sembilan Korban Tewas Tabrakan Maut di Waykanan Sudah Diidentifikasi

Kecelakaan terjadi diduga diduga karena sopir Bus Rosalia Indah menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Kapolsek Waytuba Iptu Saiful Nawas mengungkapkan, kecelakaan terjadi ketika Bus Rosalia Indah dengan nomor polisi  AD 1666 CF melaju dengan kecepatan tinggi dari Bandarlampung menuju ke Baturaja, Sumsel.

Sang sopir tidak bisa mengendalikan laju kendaraan sehingga bus oleh dan menghantam truk tangki CPO dengan nomor polisi BE-9291-YJ.

Menurut Nawas, para korban kecelakaan kemudian dilarikan ke Puskesmad terdeokat dan RSUD Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Nawas mengaku belum memastikan jumlah keseluruhan korban dan data korban meninggal maupun korban luka-luka.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan pengemudi bus bernama Joko (27) warga Masgar, Lampung Tengah tewas di lokasi kejadian.

Selain itu, pengemudi bus, tujuh orang lainnya juga meninggal dunia di lokasi kejadian dan 24 orang mengalami luka-luka yang tengah dirawat di Puskesmas Way Tuba, Way Kanan.

“Delapan meninggal di antaranya tujuh laki-laki dan satu perempuan. Sementara identitas pengemudi truk tangki belum teridentifikasi,” kata dia.

Menurut Pandra, kecelakaan itu terjadi saat bus melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Bandarlampung menuju Palembang. Sesampainya di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM229, bus mengambil jalur kanan jalan aspal menikung tajam ke kiri dan menanjak tanpa marka.

“Karena kecepatan terlalu tinggi bus hilang kendali dan terguling di tengah jalan,” ungkapnya.

Saat terguling. datang dari arah berlawanan kendaraan truk tangki. Dikarenakan jarak yang terlalu dekat, truk tidak dapat menghindar sehingga menabrak bus tersebut.

“Dari situ delapan orang meninggal di lokasi dan 24 luka-luka,” katanya.

Sementara, Kepala Satuan Lantas (Kasatlantas) Polres Way Kanan, AKP Japril, menuturkan jumlah korban tewas pada Senin malam akibat kecelakaan tersebut menjadi sembilan orang (semula delapan orang meninggal).

Meski begitu, AKP Japril mengaku belum bisa memerinci data korban dan kronologi kejadian.

Kecelakaan maut itu menyebaban arus lalu lintas macet hingga beberapa kilometer.

TL/B. Satriaji/Dewira/Stringer Blambangan Umpu

 

Loading...