Kecelakaan Maut, Lima Orang Tewas Ditabrak Truk Kontainer di Balikpapan

Kecelakaan maut di perempatan lampu merah Muara Rapak, Balikpapan, Senin pagi (21/1/2021). Foto: tangkapan layar CCTV via Twitter
Kecelakaan maut di perempatan lampu merah Muara Rapak, Balikpapan, Senin pagi (21/1/2021). Foto: tangkapan layar CCTV via Twitter
Bagikan/Suka/Tweet:

TERASLAMPUNG.COM — Kecelakaan maut terjadi  persimpangan lampu merah Jalan Soekarno-Hatta, Simpang Muara Rapak, Balikpapan, Jumat pagi (21/1/2021) pukul 06.19 WIB. Kecelakaan yang melibatkan truk kontainer, mobil, dan sepeda motor itu menyebabkan lima orang meninggal dunia dan beberapa orang luka berat.

Kejadian bermula saat truk tronton bermuatan kontainer warna merah bernomor polisi KT 8534 AJ yang dikemudikan Muhammad Ali (48) warga Jalan Tanjungpura Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Kota, melaju dari arah kilo menuju simpang lima lampu merah Muara Rapak.

Truk kontainer yang berisikan kapur pembersih air dengan berat 20 ton itu hendak menuju Kampung Baru. Namun, saat melintas di Km 0,5 tepatnya di depan Rajawali Foto, kondisi pengereman truk mulai tidak berfungsi. Sopir pun mencoba mengurangi porsneling dari 4 ke 3.

Sesampainya di depan Bank Mandiri, rem trik tidak berfungsi total, dan truk nahas tersebut meluncur turun dengan kecepatan tinggi.

“Posisi pada saat itu lampu merah, jadi kendaraan banyak berhenti menunggu lampu hijau,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Truk tronton yang tidak terkendali pun langsung menghantam kendaraan yang ada di depannya. Ada 14 sepeda motor dan enam unit mobil yang ditabrak oleh truk nahas itu.

Bahkan dari rekaman CCTV Dinas Perhubungan terlihat mobil Ayla berwarna merah sempat melambung ke udara setelah ditubruk truk tersebut. Dari data sementara yang dihimpun ada lima orang meninggal dunia dalam insiden tersebut, empat orang luka berat dan puluhan lainnya luka ringan

Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Sonny Irawan yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan, kecelakaan terjadi akibat truk tronton mengalami kondisi rem blong.

Pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga menabrak beberapa pengendara roda empat dan dua yang saat tengah berhenti karena dalam kondisi lampu merah.

“Pengemudi truk sudah kita amankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan,” kata Kombes Pol Sonny Irawan.

Ia menyebut akibat kejadian itu, lima pengendara meninggal dunia dan beberapa pengendara lain mengalami luka-luka serta harus dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“Pada saat rem blong tersebut langsung menabrak roda dua motor dan menabrak beberapa mobil. Kendaraan kontainer tersebut melaju ke depan sampai jarak kurang lebih 100 meter. Data sementara yang kami terima yang meninggal dunia ada lima, sementara yang luka-luka kita dalami semua,” katanya.

Saat ini, kepolisian sedang melakukan olah TKP dan evakuasi untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas jalur lampu merah Rapak, Balikpapan Utara.

Mabes Polri menurunkan tim analisis kecelakaan untuk mengusut tabrakan beruntun oleh sebuah truk di Balikpapan, Kalimantan Timur. Polisi kini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sopir kendaraan besar tersebut.

“Keterangan sopir truk tronton, pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong,” tutur Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (21/1/2022).

Menurut Dedi, tim Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Polri masih berupaya memastikan penyebab utama terjadinya kecelakaan tersebut.

“Untuk back up proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan menonjol tersebut yang mengakibatkan saat ini lima orang meninggal dunia dan 14 orang luka-luka,” kata Dedi.

 

You cannot copy content of this page