Beranda Hukum Kecelakaan Maut Tewaskan Pedagang Ayam, Polda Lampung Nilai Briptu MS Lalai

Kecelakaan Maut Tewaskan Pedagang Ayam, Polda Lampung Nilai Briptu MS Lalai

398
BERBAGI

Zainal Asikin|Teraslampung.com

BANDARLAMPUNG–Bidang Propam Polda Lampung, telah melakukan pemeriksaan terhadap Briptu MS, oknum anggota polisi Ditsabhara Polda Lampung yang terlibat kecelakaan lalu lintas hingga mengakibatkan korban Sukri (63) meninggal dunia di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kupang Raya, pada Rabu (26/7/2017) pagi lalu belum ada peningkatan status. Sampai saat ini, MS masih sebagai terperiksa.

Kepala Bidang Propam Polda Lampung, Kombes Pol Anton mengatakan, MS sudah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan sudah dimintai keterangan terkait dengan penyebab kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kupang Raya tersebut.

BACA: Pedagang Ayam Potong Tewas Setelah Motor yang Dikendarainya Dihantam Mobil Polisi

“MS sudah dimintai keterangan, tapi kami belum melakukan penyelidikan mendalam. Karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari Satlantas Polresta Bandarlampung, kalau sudah ada hasilnya baru akan kami perdalam,”ujarnya, Selasa (1/8/2017).

Terpisah, Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Murbani Budi Pitono menuturkan, pemeriksaan terhadap MS masih terus dilakukan, hasilnya belum diketahui. Selanjutnya untuk mengenai status MS sendiri, saat ini masih sebagai terperiksa.

“Belum ada peningkatan status, MS masih sebagai terperiksa. Kalau dari pemeriksaan dan alat bukti memang terbukti, kita akan tetapkan tersangka. Apalagi kasus lakalantas ini korban meninggal dunia,”ungkapnya.

Sementara Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Bandarlampung, Kompol M Syouzarnanda Mega mengatakan, MS masih dilakukan pemeriksaan, dan juga meminta keterangan saksi untuk menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan maut yang mengakibatkan korban Sukri meninggal dunia.

“Saksi yang diperiksa dua orang, dan keduanya sudah dimintai keterangan. Saat ini, kami masih mencari saksi lain yang melihat kejadian lakalantas tersebut,”ujarnya.

Syouzarnanda mengutarakan, hasil pemeriksaan sementara, MS menabrak korban Sukri dan istrinya lantaran mengantuk setelah lepas piket. Karena hal itu, ada unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut dan kelalaian dalam berkendara menjadi salah satu penyebab kecelakaan.

“Mengenai status MS masih terperiksa, jika pemeriksaan itu selesai baru akan diketahui hasilnya menjadi tersangka atau tidak,”terangnya.

Diketahui sebelumnya, mobil jenis mobil Jimmi Suzuki Katana warna hitam dengan nomor polisi B 1718 KJ yang diduga kemudikan oleh Briptu MS oknum anggota polisi Polda Lampung, menghantam pemotor Supra BE 3584 BN milik pedagang ayam potong di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kupang Raya, Telukbetung Utara, pada Rabu (26/7/2017) pagi sekitar pukul 06.30 WIB.

Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut, pengendara motor bernama Sukri (63), warga Gg M Yusuf/Puti Muli, Kelurahan Pahoman, Enggal tewas di lokasi kejadian karena mengalami luka cukup parah dibagian kepala.

Sementara istrinya bernama Raswati alias Wati (55), kondisinya kritis dan saat ini masih mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Abdul Moelok (RSUAM).

Mobil yang dikemudikan oknum polisi tersebut, menghantam pagar tembok rumah milik warga dan juga kafe De-Q’will yang ada di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Kupang Raya tersebut hingga roboh. Bahkan mobil tersebut, sampai terguling tepat berada disamping selokan berdekatan dengan tergeletaknya kedua korban.

Selanjutnya, mobil milik oknum polisi tersebut dan sepeda motor korban, sudah diamankan dan dibawa petugas ke Mapolresta Bandarlampung.