Beranda News Kabar Desa Kegiatan Lampung NgoPi di Pekon Banjar Negeri Tanggamus Ditutup

Kegiatan Lampung NgoPi di Pekon Banjar Negeri Tanggamus Ditutup

360
BERBAGI

TERASLAMPUNG.COM — Kegiatan komunitas baca Lampung NgoPi (Ngobrol dan Berpikir) Mengabdi untuk Negeri di Pekon Banjar Negeri, Cukuh Balak, Tanggamus resmi ditutup, Kamis (17 Januari 2019).

Acara yang memiliki tematik berkenaan dengan dunia pendidikan tersebut, ditutup oleh Ketua Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tanggamus yang juga merupakan Pembina Lampung NgoPi, Azuwansyah, dan dihadiri oleh ratusan warga Pekon Banjar Negeri.

Hadir pula aparat pekon, tokoh masyarakat, tokoh agama serta guru yang berada di Pekon Banjar Negeri, Cukuh Balak, Tanggamus.

Dalam kesempatan itu, Azuwansyah mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan terobosan baik yang dilakukan oleh pemuda dan mahasiswa dari berbagai daerah yang berkuliah di Bandarlampung.

“Ini merupakan terobosan brilian dan luar biasa. Sangat jarang mahasiswa dan pemuda mau melakukan kegiatan sosial yang dalam pandangan kebanyakan orang tidak menguntungkan bagi pribadinya. Namun Lampung NgoPi yang telah berdiri sejak tahun 2016 ini, mau dan mampu mendirikan taman baca di daerah yang secara geografis terletak di antara lembah dan gunung ini. Harapan kami pemuda di desa mampu melanjutkan perjuangan anak-anak Lampung NgoPi” ujar Azuwansyah di Balai Desa Banjar Negeri, Cukuh Balak, Kamis (17/1).

Sementara itu, Kepala Pekon Banjar Negeri, Abdul Rahman mengucapkan banyak terimakasih atas perhatian yang diberikan oleh Komunitas Lampung NgoPi terhadap desa yang ia pimpin. Ia juga mengatakan, dirinya dan masyarakat akan mengembangkan dan merawat taman baca yang telah didirikan di desanya itu.

“Secara resmi memang 10 hari kegiatan ini. Namun adik-adik mahasiswa yang tergabung di komunitas ini telah berada di sini sekitar 20 hari dari persiapan hingga finishing. Mudah-mudahan perpustakaan atau taman baca di desa ini bermanfaat bagi masyarakat , dan dapat menjadi pemantik bagi daerah lain guna melakukan upaya serupa dalam memperbaiki generasi bangsa. Kami juga berharap, desa ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dan memacu Pertiwi menjadi kecamatan tersendiri lantaran jarak yang begitu jauh dari Kecamatan Cukuh Bapak,” tutur Rahman.

Ketua Lampung NgoPi, Reza Fahlevi mengucapkan terimakasih dan pamit kepada masyarakat desa atas jamuan yang telah diberikan.

“Enam cabang perlombaan diikuti hampir 80an peserta. Lomba tersebut meliputi ajang menggambar, mewarnai, kaligrafi, pidato, puisi dan cerdas cermat yang diikuti anak-anak dan pelajar di desa,” kata dia.

Acara ini terselenggara atas kerjasama Lampung NgoPi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Tanggamus, PMII Cabang Tanggamus, PMII Rayon Dakwah dan Ilmu Komunikasi Raden Intan, dan Aliansi Mahasiswa Pertiwi (Amper). Pasca kegiatan, Komunitas Lampung NgoPi akan melakukan kontrol terhadap taman baca yang diberi nama Ruang NgoPi dalam interval 1 bulan sekali.

Dandy Ibrahim

Loading...