Beranda Ruwa Jurai Bandarlampung Keindahan Kota Bandarlampung Segera Bisa Dinikmati dari Menara Masjid Al-Furqon

Keindahan Kota Bandarlampung Segera Bisa Dinikmati dari Menara Masjid Al-Furqon

199
BERBAGI
Menara Al-Furqon Bandarlampung yang terletak di sisi kiri Masjid Al-Furqon, di Jl. Pangeran Diponegoro, Bandarlampung. Foto: Terslampung.com/Dandy Ibrahim
Menara Al-Furqon Bandarlampung yang terletak di sisi kiri Masjid Al-Furqon, di Jl. Pangeran Diponegoro, Bandarlampung. Foto: Terslampung.com/Dandy Ibrahim

TERASLAMPUNG.COM — Walikota Herman HN mengatakan dalam waktu dekat masyarakat sudah bisa menikmati indahnya pemandangan Kota Bandarlampung dan sekitarnya melalui menara Masjid Al-Furqon.

“Hari ini sudah bisa kita gunakan. Barusan Pak Sekda (Badri Tamam) yang naik, semua Kota Bandarlampung dari laut sampai ITERA (Institut Tekhnologi Sumatera) sudah kelihatan,” kata Herman HN, usai meresmikan galery UMKM Al-Furqon pada, Kamis 3 Desember 2020.

Untuk menarik wisatawan yang berkunjung ke Bandarlampung yang ingin naik menara Al-Furqon walikota meminta sisa-sisa pembangunan menara setinggi 114 meter dan menelan biaya Rp24,5 milyar itu segera dibersihkan.

“Nanti saya minta semua ini (pagar seng penutup) untuk segera dibuka dan dibersihkan dari puing-puing sisa pembangunan,” ujar Herman HN.

Sementara itu, Plt Sekertaris Dinas PU Kota Bandarlampung Muhaimin menjelaskan pembersihan sisa-sisa bangunan dan setelah itu juga dibuat taman kecil secepatnya dikerjakan.

“Kita akan bersihkan dahulu bekas-bekas bangunan juga kita cabut pagar seng yang menutup ini. Setelah itu akan kita buat taman kecil dan dipagar untuk keamanan saja,” katanya.

“Untuk kelengkapan fasilitas sendiri, menara ini dilengkapi dengan AC di dalam ruangan, lift, jalur khusus difabel dan toilet umum. Sedangkan untuk serah terima kepengurusan akan segera dilaksanakan sesegera mungkin,” tambah Muhaimin.

Dari pantauan teraslampung.com pintu masuk menara Al-Furqon masih dikelilingi pagar seng. Pintu masuknya juga belum terlihat ornamen-ornamen yang menggambarkan Kota Bandarlampung.

Dandy Ibrahim