Kejagung Usut Dugaan Jual Beli Perkara Oknum Kejati Lampung

  • Bagikan
Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak. Foto: dok Kejagung

TERASLAMPUNG.COM — Meskipun Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung mengklaim kasus intimidasi yang dilakukan jaksa di Kejati Lampung berinisial ANA terhadap jurnalis suara.com Ahmad Amri selesai, tetapi kasus dugaan jual beli perkara yang menjadi pemicu dugaan intimidasi tersebut masih berlanjut.

BACA: Kasus Dugaan Intimidasi Jaksa Kejati Lampung, Suara.com Tegaskan Belum Ada Perdamaian

Dilansir suara.com, Sabtu (23/10/2021), Kejaksaan Agung RI memproses kasus ini dengan memerintahkan Jaksa Agung Muda Pengawasan Asisten untuk mengusut dugaan permintaan uang sebesar Rp 30 juta terkait orang yang tengah berperkara.

Kasus ini menjadi ramai dan menjadi sorotan publik setelah terjadinya kasus dugaaan intimidasi yang diduga dilakukan jaksa ANA terhadap jurnalis Ahmad Amri. Amri diduga diintimidasi saat hendak melakukan konfirmasi terhadap informasi yang menyebutkan bahwa jaksa ANA diduga meminta uang Rp 30 juta kepada orang yang sedang berperkara di pengadilan.

“Jaksa Agung Muda Pengawasan telah memerintahkan langsung Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung untuk segera melakukan klarifikasi atas dugaan permintaan ataupun penerimaan uang,” kata Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak,  dalam keterangan tertulis yang dilansir suara.com, Sabtu (23/10/2021).

Menurut Eben, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung turut memerintahkan Asisten Pengawas Kejati untuk melakukan klarifikasi atas dugaan kasus tersebut.

“Bidang pengawasan Kejaksaan Tinggi Lampung saat ini sudah bekerja melakukan klarifikasi dan akan dilanjutkan minggu depan terhadap beberapa orang yang terkait,” kata Eben.

  • Bagikan