Beranda Hukum Korupsi Kejari Kotabumi Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran di Sekretariat Pemkab Lampura

Kejari Kotabumi Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran di Sekretariat Pemkab Lampura

875
BERBAGI
Anggota Tim Kejari Kotabumi, Lampung Utara saat memeriksa dokumen di Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Lampung Utara

Feaby|Teraslampung.com

Kotabumi–Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotabumi Lampung Utara menyambangi kantor Bagian Umum Sekretariat Kabupaten Lampung Utara, Kamis (2/11/2017). Tim yang dipimpin Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari, Ricky Ramadhan, itu untuk mengusut kasus dugaan penyimpangan anggaran tahun 2013 silam pada salah satu bagian di Sekretariat Pemkab Kabupaten Lampung Utara.

Selain tim Kejari, terlihat pula perwakilan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk memeriksa sejumlah dokumen penting terkait dengan kasus tersebut. Sejumlah anggota tim terlihat keluar – masuk dari Bagian Umum dan Bagian Perlengkapan yang letaknya memang bersampingan.

Usai pemeriksaan, Ricky Ramadhan, mengatakan pemeriksaan dokumen yang mereka lakukan ini untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran tahun 2013 yang terjadi di Bagian Umum. Pada tahun itu, ada anggaran yang digunakan namun tak mampu dipertanggungjawabkan oleh pengguna anggaran.

“Kami ke sini dalam rangka penyidikan atas laporan dari BPK tahun 2013 lalu di Bagian Umum terkait penggunaan anggaran tahun 2013 silam,” kata dia.

Dalam pemeriksaan ini, menurut Ricky, pihaknya melibatkan perwakilan BPK guna menyelidiki dokumen – dokumen yang ada. Tujuannya untuk memperkuat kasus dugaan penyimpangan yang kini statusnya sudah masuk dalam penyidikan.

“Hari ini adalah salah satu cara kita untuk membuat terang permasalahan,” paparnya.

Sayangnya, meski mengatakan ada dugaan penyimpangan anggaran, namun Ricky belum mau membeberkan secara rinci dugaan penyimpangan anggaran yang dimaksudnya. Ia hanya mengatakan dugaan penyimpangan ini baru dapat disampaikan dalam persidangan.

“Untuk materi kegiatan dalam penyidikan ini akan diterangkan dalam teknis di persidangan. Yang jelas, ini terkait anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” kata dia‎.

Pantauan di lokasi, pemeriksaan dokumen yang dilakukan oleh Tim Kejari bersama perwakilan BPK berjalan cukup lama, yakni dimulai sekitar pukul 10.30 WIB hingga pukul 17.30 WIB.

Loading...